Kejagung Serahkan Bangunan “Dalem Joyokusuman” Ke Pemkot

  • Whatsapp

SOLO, Jowonews.com – Kejaksaan Agung secara resmi menyerahkan bangunan cagar budaya “Dalem Joyokusuman” di Kelurahan Gajahan, Pasar Kliwon, kepada Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah untuk dilestarikan bagi kepentingan masyarakat.

Bangunan yang tidak ternilai harganya tersebut, sebelumnya milik Kepala Bulog Widjanarko Puspoyo yang dirampas oleh Negara karena kasus korupsi, dan kini sudah menjadi salah satu aset milik Pemkot, kata Jaksa Agung H. Muhammad Prasetyo, usai acara penyerahan Bangunan Dalem Joyokusuman di Gajahan Solo, Rabu.

Bacaan Lainnya

Muhammad Prasetyo mengatakan bahwa Kejaksaan Agung sebagai pelaksana keputusan pengadilan secara resmi telah menyerahkan bangunan Dalem Joyokusuman ini, kepada Pemkot Surakarta yang akan dikelola untuk kepentingan publik.

“Kita berharap bangunan ini, menjadi aset yang berharga untuk melengkapi apa yang dimiliki di Kota Surakarta khususnya untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Menurut dia, bangunan bersejarah tersebut nantinya oleh Pemkot Surakarta akan dijadikan sebagai pusat mengembangan seni budaya. Hal ini dinilai penting, agar budaya dan seni leluhur bisa dilestarikan.

“Kita berharap kepada generasi muda akan menjadikan tempat ini, sebagai penyemangat untuk bagaimana pentingnya kita melestarikan seni budaya,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga berterima kasih kepada Pemkot Surakarta sudah menetapkan bangunan ini, sebagai cagar budaya. Pemkot ke depan tinggal membangun atau perlu dilakukan perbaikan agar tetap terjaga kelestariannya.

“Saya tahu banyak pihak yang meragukan kemampuan Pemkot untuk mengelola bangunan ini, tetapi kami yakin pemerintah daerah dengan masyarakat akan bersedia memiliki kesadaran untuk membantu agar bangunan menjadi utuh dan indah,” katanya.

Menurut dia, bangunan kuno tersebut luar biasa, didirikan sejak abad 18 sehingga memiliki nilai sejarah yang harus diselamatkan keutuhan bangunannya seperti semula.

Bangunan tersebut dahulu ditempati oleh Joyokusumo, setelah kepemilikannya berpindah kepada Widjanarko Puspoyo, dan disita sebagai barang bukti dalam persidangan di pengadilan, yang akhirnya dirampas untuk negara.

“Bangunan ini, melalui proses sudah final putusan MA dan sudah memiliki kekuatan hukum tetap,” katanya.

Oleh karena itu, Pemkot Surakarta melalui Kejaksaan Agung memohon supaya bangunan Dalem Joyokumuman dapat diserahkan Pemda untuk digunakan publik. Hal ini, kemudian disetujui oleh Menteri Keuangan, dan sekarang resmi menjadi aset Pemkot Surakarta.

Acara serah terima bangunan Dalem Joyokusuman yang memiliki luas tanah 11.000 meter persegi tersebut, Jaksa Agung H.M. Prasetyo, secara simbolis menyerahkan kepada Penjabat Wali Kota Surakarta Budi Sulisyanto dan disaksikan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo.  (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *