730 Eks Gafatar Masih di Asrama Haji Donohudan

  • Whatsapp

BOYOLALI, Jowonews.com – Jumlah eks anggota Gafatar yang masih ditampung di Asrama Haji Donohudan Boyolali, hingga Rabu (3/2) masih sebanyak 730 orang. Mereka masih menunggu jemputan dari pemerintah daerah asal mereka masing-masing. Kebanayakan mereka berasal dari luar Jawa.

Sejumlah pengikut Gafatar mempertanyakan kapan mereka akan dipulangkan. Mereka tampak silih berganti mendatangi Posko Terpadu Asrama Haji Donohudan, untuk menanyakan kepastian penjemputan oleh Pemerintah Daerah asalnya.

Bacaan Lainnya

“Janji pemerintah dulu kami cuma lima hari di sini. Tapi sampai sekarang belum ada kepastian kapan kami akan dipulangkan,” kata Zainudin (40), salah seorang eks anggota Gafatar asal Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, kepada wartawan Rabu (3/2).

Sedangkan Sutrisno (41) mengaku mendapat kabar kalau Pemprov Sumatera Utara akan menjemputnya pada Minggu (7/2). “Maka kami kroscek kesini, benar atau tidak,” kata pengikut Gafatar asal Medan ini.

Sutrisno beserta istri dan dua anaknya masuk dalam rombongan 1.281 eks anggota Gafatar yang diangkut dari Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menggunakan kapal Dharma Fery. Rombongan gelombang tiga tersebut tiba di Asrama Haji Donohudan pada Rabu malam pekan lalu.

“Tiap hari kedua anak saya terus merengek minta pulang. Tapi saya sendiri juga bingung mau pulang kemana,” kata Sutrisno.

Dikemukakan dia, sejatinya ingin kembali menggarap lahan pertanian di Ketapang, Kalimantan Barat. Namun Sutrisno tidak keberatan jika pemerintah akan memulangkannya ke Medan.

Data yang dihimpun di Posko Terpadu Asrama Haji Donohudan, masih ada 730 pengikut Gafatar yang menunggu jemputan dari pemerintah daerah masing-masing. Mereka berasal disejumlah daerah di Indonesia. 267 orang di antaranya asal Kalimantan Barat, 166 orang dari Lampung, dan 126 orang dari Sumatera Utara.

Adapun sekitar 88 pengikut Gafatar lainnya dari berbagai daerah seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Sumatera Barat, Riau, Aceh, Jambi, dan Bengkulu.

Staf Biro Humas Sekretariat Daerah Jawa Tengah, Manto, mengatakan pihak Kesbangpol Provinsi Jateng, sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang warganya masih ditampung di Asrama Haji Donohudan Boyolali. “Informasi yang kami terima, sejumlah pemerintah daerah itu sudah menyanggupi akan menjemput warganya yang masih ditampung di sini,” katanya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *