Pelantikan Wali Kota Maju Pertengahan Februari

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menyebutkan pelantikan calon wali kota dan wakil wali kota terpilih waktunya maju menjadi pertengahan Februari 2016.

“Pelantikan (calon wali kota dan wakil wali kota terpilih, red.) yang semula dilaksanakan pada tanggal 25 Februari mendatang, kemungkinan maju,” kata Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi di Semarang, Rabu.

Bacaan Lainnya

Usai memimpin rapat paripurna di DPRD Kota Semarang, politikus PDI Perjuangan itu mengakui rencana pelantikan calon wali kota dan wakil wali kota terpilih tidak jadi dilangsungkan di Istana Negara.

Menurut dia, pelantikan kepala daerah tingkat kabupaten/kota yang akhirnya tidak jadi dilakukan di Istana Negara, tetapi tetap di provinsi itu sebenarnya untuk mempercepat pelantikan.

“Pelantikan wali kota di provinsi kan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 yang mengatur pelantikan gubernur, bupati, dan wali kota. Ya, makanya biar wali kota bisa segera dilantik,” katanya.

Apabila calon wali kota terpilih dilakukan di Istana Negara, kata dia, perlu penyesuaian aturan, terutama peraturan presiden yang membuat pelantikan kepala daerah menjadi lebih lama.

“Kalau makin cepat (dilantik, red.), wali kota dan wakil wali kota terpilih kan bisa segera bekerja untuk merealisasikan apa saja program yang dijanjikannya saat kampanye,” katanya.

Namun, Supriyadi mengaku belum mengetahui mengenai lokasi pelantikan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang terpilih yang rencananya dilakukan secara serentak bersama kepala daerah lain.

“Kami tidak tahu apakah nanti dilantik di Simpang Lima, Gedung Grhadika, atau di mana? Yang jelas, petunjuk dari Menteri Dalam Negeri, pelantikan wali kota secepatnya harus dilakukan,” pungkasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj.) Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto mengaku belum mendapatkan informasi secara pasti mengenai rencana pelantikan calon wali kota dan wakil wali kota terpilih.

“Mengenai pelantikan, kami belum mendapatkan informasi yang pasti. ‘Denger-denger’ tidak jadi di Istana Negara. Namun, tunggu saja nanti. Dilaksanakan kapan dan di mana pun kami siap,” katanya.

Yang jelas, kata mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermades) Jawa Tengah itu, Pemerintah Kota Semarang sudah melengkapi berkas-berkas administrasi untuk syarat pelantikan.

“Nanti Jumat (5/2) mendatang, pemerintah kota dan kabupaten akan dikumpulkan di provinsi untuk diberikan pengarahan mengenai kegiatan pelantikan. Yang penting, pejabat baru bisa segera bekerja,” katanya.   (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *