Bahas Parlemen Modern, DPRD se-Indonesia Kumpul di Semarang

  • Whatsapp
Sekretaris DPRD Jateng Indra Surya

SEMARANG, Jowonews.com – Seluruh Ketua DPRD dan Sekretaris DPRD (Sekwan) se-Indonesia akan berkumpul di Semarang pada tanggal 11 Februari 2016. Mereka akan merumuskan konsep parlemen modern yang mengedepankan akuntabilitas lembaga dan membuka ruang informasi publik seluas-luasnya.

Rencana itu disampaikan Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Tengah Drs Indra Surya M.Hum saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (4/2). “Kita (DPRD Jateng, red) pada tanggal 11 Februari nanti, dipercaya menggelar seminar nasional dengan tema parlemen modern yang mengedepankan akuntabilitas dan membuka ruang informasi publik seluas-luasnya,”ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kegiatan itu akan diikuti 43 Ketua DPRD dan Sekretaris DPRD Provinsi se-Indonesia ditambah 35 Ketua DPRD dan Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota se-Jateng. Sehingga totalnya ada 69 Ketua DPRD  dan Sekwan.

“Dalam seminar sehari yang akan digelar di Gedung Gradika Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah tersebut, Mendagri Tjahyo Kumolo akan menjadi keynote speaker. Sedangkan sebagai pembicara antaralain Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo, akademisi dari Universitas Indonesia (UI),”paparnya.

Dalam seminar tersebut, nantinya akan merumuskan konsep bagaimana menjadi parlemen modern yang mengedepankan akuntabilitas. Disamping juga membuka ruang informasi publik seluas-luasnya.

Ditambahkannya, dipilihnya DPRD Jateng menjadi penyelenggaran kegiatan ini karena DPRD Jateng bersama Sekretariat Dewan (Setwan) selama ini sudah mulai menerapkan konsep/menuju kearah parlemen modern.  Diantaranya DPRD Jateng sekarang sudah memiliki ruang informasi publik berupa tiga website.

Tiga website milik DPRD Jateng itu masing-masing adalah  dprd.jatengprov.go.id, wartalegislatif.dprd.jatengprov.go.id dan elibrary.dprd.jatengprov.go.id.

Keberadaan tiga website tersebut sejauh ini dinilai sangat efektif sekali. Sekarang sudah banyak masyarakat yang memantau dan menyalurkan aspirasi dan gagasannya melalui website tersebut. Bahkan masyarakat juga dapat mengawasi kinerja dewan.

“Karena setiap kegiatan dewan diliput oleh wartawan dari website DPRD Jateng. Jadi kegiatan apa saja yang dilakukan anggota DPRD Jateng kelihatan semua,”katanya.

“Sedangkan aspirasi yang masuk dari masyarakat juga langsung dicatat oleh petugas admin, yang langsung diteruskan ke komisi-komisi di DPRD Jateng, sesuai dengan bidang tugasnya. Sehingga dapat segera disikapi oleh DPRD,”imbuhnya.
Sementara terkait dengan akuntabilitas, semua anggota DPRD Jateng juga telah mengikuti Training of Trainer (TOT) Tunas Integritas bersama KPK. “TOT Tunas Integritas bersama KPK itu adalah yang pertama di Indonesia. Sebelumnya kan banyak orang meragukan. Tapi nyatanya 100 anggota DPRD Jateng berani menandatangani komitmen dihadapan KPK,”bebernya dengan bangga.

Dalam kesempatan itu DPRD Jateng dengan tegas berkomitmen dan mendeklarasikan untuk mengatakan tidak pada korupsi. Ini untuk membuktikan bahwa dewan benar-benar wakil rakyat dan akan memprioritaskan pembangunan Jateng untuk menjadi lebih baik.

Sementara itu anggota Komisi A DPRD Jateng Ir Sriyanto Saputro mengapresiasi kegiatan tesebut. Menurutnya, semua anggota dewan memang harus memiliki pemikiran yang sama, bagaimana seharusnya lembaga parlemen tersebut.

“Apalagi selama ini lembaga dewan menjadi sorotan dari publik. Jadi memang dewan harus terus berbenah agar lebih baik untuk melayani masyarakat. Kita harus terus meningkatkan kapasitas, integritas. Sekarang sudah bukan saatnya menjadi anggota dewan yang datang duduk dan diam,”katanya.

Politisi Gerindra ini pun berharap kedepan lembaga parlemen bisa menjadi lebih baik. “Apalagi di era reformasi ini ternyata banyak juga yang masuk bui/penjara. Ini jadi intropeksi bersama untuk perbaikan kedepan,”tukasnya.(Jn01-Jn16)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *