Orang Grobogan Tewas di Sunan Kuning

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Kompleks Resosialiasi Argorejo (Sunan Kuning) Semarang mendadak heboh, Rabu (3/2) malam. Itu setelah seorang pria ditemukan tewas di kamar mandi wisma Bambu Indah yang berada di Jalan Argorejo V Gang I RT 1 RW 4, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat. Belakangan pria tersebut diketahui bernama Hadiyanto (55), warga Tegowanu, Grobogan. Diduga, pria tersebut tewas lantaran terjatuh dan kepalanya terbentur lantai kamar mandi.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula saat korban tiba di Resosialisasi Argorejo menggunakan mobil Isuzu Panther H-1897-OP. Sekira pukul 21.00, korban dan rekannya Sudiro (66), warga Karangawen, Demak, memasuki wisma. Korban langsung turun dan meminta izin ke toilet, sedangkan rekannya masih menunggu di dalam mobil. Selang beberapa menit Masithah (59), pemilik wisma, menuju ke kamar mandi. Saat itu, Masithah menemukan korban sudah terkapar di lantai kamar mandi. Saat ditemukan, korban dalam kondisi terlungkup dan banyak darah keluar dari kepalanya.

Bacaan Lainnya

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal oleh pemilik wisma. Jadi ada jarak waktu saat korban masuk kamar mandi sampai ditemukan tergeletak dan meninggal,” kata Kapolsek Semarang Barat, Kompol Cahyo Widyatmoko, Rabu (3/2).

Begitu melihat korban tergeletak bersimbah darah, pemilik wisma kemudian memberi tahu rekan korban. Tanpa berlama-lama, Sudiro langsung menghampiri korban di kamar mandi. Sudiro sempat memeriksa kondisi korban dan berusaha mengeluarkan dari dalam kamar mandi. Tapi saat itu korban sudah dalam kondisi meninggal.

“Kami mendapat laporan dan langsung ke lokasi. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan bekas penganiayaan di tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal karena kepalanya terbentur lantai saat jatuh di kamar mandi. Lebih jelasnya setelah diperiksa secara medis oleh dokter di rumah sakit,” terang Cahyo.

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang. Berdasarkan informasi yang diterima oleh Jowonews, korban telah diambil oleh keluarganya dan langsung dibawa pulang. Tidak dilakukan autopsi terhadap jasad korban. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *