Bangunan Puskesmas Amblas, Belasan Pasien Diungsikan

  • Whatsapp
ilustrasi.ist

SRAGEN,Jowonews.com- Gedung rawat inap Puskesmas Jenar, Sragen yang baru selesai dibangun akhir Desember 2015 lalu ternyata bermasalah. Beberapa bagian mengalami ambles hingga menyebabkan bangunan retak-retak.

Kondisi bangunan yang membahayakan keselamatan itu menyebabkan 16 pasien terpaksa diungsikan ke Puskemas terdekat, Rabu (10/2). Pemindahan pasien tersebut untuk mengantisipasi hal tak diinginkan. Pasalnya, selain amblas kondisi bangunan gedung alami retak-retak. Padahal Puskesmas tersebut baru selesai dibangun akhir Desember 2015 lalu.

Salah satu warga setempat Sutiyo (65) membenarkan bangunan yang baru selesai dikerjakan itu mengalami keretakan di temboknya.

“Karena takut gedung runtuh sejumlah pasien rawat inap saat ini diungsikan ke puskesmas terdekat,” ujar Sutiyo.

Menurut Sutiyo ambles lantai gedung dan halaman puskesmas tersebut, diduga kurangnya pemadatan.

Sukimin, warga lainnya, menambahkan sejak awal pembangunan Puskesmas dengan anggaran Rp 1,2 miliar itu bermasalah. Lantaran saat pengerjaan awal tidak ada papan nama rekanan yang mengerjakan proyek tersebut. Sehingga kepastian anggaran Puskemas yang dibangun di bekas pasar Dukuh Tawangharjo, Desa Dawung, Jenar, tidak jelas.

“Bahkan saat kali pertama saya sendiri tidak tahu proyek bangunan di bekas pasar desa itu untuk apa. Lantaran pengerjaan proyek tersebut tidak ada papan namanya. Sehingga proyek itu anggaran dari mana, berapa nilainya, siapa yang mengerjakan berapa lama pengerjaan tidak ada yang tahu,” ucapnya.

Sementara salah satu petugas medis yang tidak mau disebut namanya mengungkapkan, bahwa 16 pasien rawat inap dititipkan ke Puskesmas Tangen dan Puskesmas Banaran, Sambungmacan. Saat ini dilakukan sejumlah perbaikan tetapi belum selesai.(JN01/Jn16)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *