Barca Tertahan di Valencia, Ingin Tukar Rekor dengan Trofi

  • Whatsapp

VALENCIA, Jowonews.com– Barcelona maju ke final Copa del Rey setelah bermain imbang 1-1 dengan Valencia dalam laga semifinal leg kedua. Hasil seri tersebut turut menciptakan sebuah rekor bagi klub Catalan itu.

Pada Kamis (11/2/2016), Barca tampil tanpa sebagian pemain bintangnya seperti Lionel Messi, Luis Suarez, Neymar, Andres Iniesta, Javier Mascherano, dan Gerard Pique. Pasalnya, Blaugrana tinggal menjalani ‘laga formalitas’ setelah menang telak 7-0 di leg pertama.

Bacaan Lainnya

Valencia, yang mencoba mengembalikan harga dirinya, memecah kebuntuan setelah Alvaro Negredo menaklukkan penjagaan kiper Barca Marc-Andre Ter Stegen di menit ke-39. Keunggulan Los Che bertahan sampai menit-menit akhir babak kedua. Akan tetapi, Barca berhasil membuat gol balasan melalui Wilfrid Kaptoum di menit ke-84 untuk memaksakan laga berakhir imbang.

Dicatat InfostradaLive, Barca kini tidak terkalahkan dalam 29 pertandingan kompetitif yang mematahkan rekor sebelumnya di era kepelatihan Josep Guardiola pada 2010-11. Ini adalah rentetan tanpa kalah terlama Barca dalam sejarah klub.

Kekalahan terakhir Barca terjadi pada awal Oktober 2015. Ketika itu tim yang dibesut Luis Enrique ini tumbang dengan skor 1-2 di markas Sevilla dalam lanjutan La Liga. “Apakah rekor ini target kami? Terus terang tidak,” kata gelandang Barca Ivan Rakitic seusai pertandingan. “Target kami adalah memenangi banyak piala di akhir musim.”

Hasil 1-1 itu membawa Barca lolos ke babak final dengan agregat 8-1. Selain melaju ke partai puncak Copa del Rey, Los Cules juga membuat rekor klub:Menjalani 29 laga tanpa pernah kalah. Rekor tersebut melampaui catatan 28 laga tanpa pernah kalah, yang pernah mereka torehkan pada masa kepelatihan Pep Guardiola.

Rakitic mengatakan, menorehkan rekor bukanlah tujuan utama Barca, namun tetap saja membuat mereka bangga. Namun, rekor tidak akan ada artinya jika mereka gagal meraih trofi Copa del Rey.

“Kami berusaha menyamakan kedudukan, meskipun sebenarnya rekor 29 laga tak terkalahkan bukan tujuan utama kami. Kami akan menukarkan rekor itu dengan trofi,” ujar Rakitic seperti dilansir Football Espana. “Kami ingin terus bermain di laga-laga penting dan bekerja keras untuk mencapai banyak hal.”

Kini, Barca tinggal menunggu lawan di final: Sevilla atau Celta Vigo. Sevilla berpeluang lebih besar mengingat pada leg I, 4 Februari lalu, mereka menang 4-0 atas Celta. (JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *