Mendagri Minta DPRD Jateng Tingkatkan Kinerja

  • Whatsapp
MENERIMA: Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi (Kanan) menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Penghargaan diberikan karena DPRD Jateng menjadi inisiator terselenggaranya pertemuan 'Parlemen Modern' yang mengundang 34 DPRD Provinsi se-Indonesia, dan 35 DPRD se-Jateng.

SEMARANG, Jowonews.com – DPRD harus bisa untuk meningkatkan kinerja serta bersinergi dengan pemerintah daerah. Langkah ini untuk bisa mendukung dan menguatkan parlemen modern. Selain itu transparansi pulik dan pemanfaatan kemajuan teknologi merupakan sarat yang harus terus ditingkatkan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) TjahJo Kumolo mengatakan, sebagai wakil raykat dewan harus bisa mengkoordinir dan menggerakan konstituen untuk bersama membangun daerah. Itu juga harus dibarengi dengan sinergis pemerintah daerah agar pembangunan bisa optimal.

“Ini sebagai wujud agar baik DPRD maupun Pemerintah Daerah bisa berjalan bareng untuk pembangunan daerah sesuai nawa cita Presiden Jokowi,” katanya dalam Seminar Nasional “Membangun DPRD Jawa Tengah Terbuka dan Modern” di Gedung Gradika Pemprov Jateng, kemarin.

TjahJo mengapresiasi adanya kegiatan untuk menuju parlemen modern. Di era saat ini transparansi atau keterbukaan publik sangat dibutuhkan, tak terkecuali di lembaga legislatif. Berkulnya seluruh DPRD se Indonesia di Jateng ini bisa dijadikan momentum untuk bersinergi dan mengkonsep demi meningkatkan kinerja.

“Parlemen moden bukan berarti semua fasilitas seperti handpohoen atau laptop dimodernkan. Tapi bagaimana agar kinerja dewan ditingkatkan, keterbukaan ruang informasi dan bisa bersama membangun daerah,” ujarnya.

DPRD juga harus bisa membuktikan diri sebagai kepanjangan rakyat. Dewan harus bisa menunjukan kinerja bagus, memberikan pelayanan publik serta patner bagi pemerintah daerah. Untuk pembangunan daerah dibutuhkan inovasi dan komitmen bersama.

“Nah dalam hal ini DPRD harus menjalankan tugas dan fungsinya. Mulai dari penganggaran, pengawasan agar pemerintah daerah bisa terus berinovasi untuk pembangunan daerahnya,” tambahnya.

Ketua DPRD Jawa Tengah, Rukma Setyabudi mengatakan, kegiatan ini untuk mengkonsep dan mensinergikan parlemen modern. Di tengah kemajuan teknologi,  lembaga legislatif memang dituntut untuk bisa terbuka dan transparan.

“Kami sudah melakukannya, dengan membuat tiga website sarana transparansi publik,” ujarnya.

Rukma mengkalim Jawa Tengah sudah menerapkan konsep parlemen modern. Ia mengaku kegiatan ini untuk mengkonsep secara detail tentang parlemen modern. Sebab ini sangat dibutuhkan agar pembangunan di Jawa Tengah bisa benar-benar tepat sasaran.

“Kami juga tidak anti kritik, asal semua untuk jawa Tengah lebih baik lagi,” tambahnya.

Sementara itu Presiden Direktur Centre for Election and Political Party ( CEPP) Universitas Indonesia Chusnul Mar’iyah mengatakan, tiga tahun lamanya ia menggodok parlemen modern yang transparan.

Nanti muaranya bisa bekerjasama dengan kampus-kampus. Dewan harus bisa mengajak kampus-kampus untuk memperkuat parlemen. “Ini penting agar ada sinergisitas, karena kampus juga memiliki peran bagus untuk parlemen,” katanya.

Saat ini tantangan besar Dewan bagaimana bisa dipercayai publik. Untuk itu agar bisa mewujudkan parlemen modern, dewan harus memiliki media sosial. Segala aktifitas dan kinerja Dewan bisa langsung diketahui publik dengan cepat. “Di Australia usai rapat parlemen tiga jam setelahnya publik langsung bisa mengakses dengan mudah,” tambahnya. (adv/JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *