Nenggak Miras Oplosan, 1 Tewas

  • Whatsapp

BOYOLALI,Jowonews.com – Minuman keras (Miras) oplosan menelan korban jiwa di Boyolali. Seorang pemuda tewas, setelah menenggak miras racikan sendiri. Sedangkan beberapa pemuda lainnya, sempat dilarikan ke rumah sakit.

Korban tewas bernama Mukti Prabowo (20). Jenazah pemuda warga Dukuh Tariwetan, Desa Sumber, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali itu dimakamkan di pemakaman umum dukuh setempat, Kamis (11/2) siang.

Bacaan Lainnya

Dia meninggal dunia pada Rabu (10/2) malam sekitar pukul 21.00, setelah teler berat akibat miras oplosan yang diminum bersama tiga rekannya pada sore harinya.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono melalui Kapolsek Simo AKP Agung Raharjo mengatakan, ada empat orang yang minum miras oplosan.

Selain korban, yakni Adi Nur Hidayat (19) warga Dukuh Jaten, Desa Teter, Kecamatan Simo; Dwi Susilo (20) warga Dukuh Jetis, Desa Blagung, Kecamatan Simo dan Sahid Maulana (19) warga Dukuh Jering, Desa Wates, Kecamatan Simo.

“Satu orang meninggal dunia, dua orang sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simo dan satu orang lagi tidak apa-apa,” kata AKP Agung Raharjo, Kamis (11/2).

Dwi Susilo dan Sahid Maulana, sempat dibawa ke RSUD Simo untuk mendapatkan perawatan medis. Namun kini sudah dibawa pulang.

Pihaknya bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Boyolali langsung terjun ke lokasi kejadian melakukan penyelidikan, setelah mendapat laporan dari Kepala Desa Sumber, Sajidan, pada Kamis pagi.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, kata Agung, ke empat pemuda itu minum Miras oplosan pada hari Rabu (10/2) di rumah Adi Nur Hidayat. Mereka menenggak Miras racikannya, yakni campuran alkohol berkadar 70% dan minuman suplemen.

Mereka membeli alkohol di apotek sebanyak dua botol, yang masing-masing botol berisi 100 mililiter yang kemudian dicampur dengan lima botol minuman suplemen yang dibeli di warung. “Miras oplosan itu diracik mereka sendiri,” katanya.

Alkohol dan minuman suplemen itu diracik dalam satu teko dan selanjutnya diminum bersama ke empat pemuda tersebut. Sekitar pukul 18.00, korban diantar pulang oleh teman-temannya tersebut karena sudah teler berat. Sampai di rumah kondisi korban semakin memburuk.“Korban meninggal dunia sekitar pukul 21.00,” jelasnya.

Menurut keterangan saksi-saksi, lanjut dia, ke empat pemuda pengangguran itu sudah minum-minuman keras sejak tujuh hari lalu. Namun diselang-seling. Sehari minum, sehari tidak. Terakhir hari Rabu kemarin dan akhirnya memakan korban.

Agung Raharjo menyatakan, dalam kejadian ini pihaknya menyita barang bukti berupa bekas botol alcohol, bekas botol minuman suplemen, teko untuk mengoplos, gelas untuk minum dan bungkus makanan ringan. Saat ini pihaknya juga masih memintai keterangan Adi Nur Hidayat di Mapolsek Simo.“Adi kami mintai keterangan masih sebatas sebagai saksi,” tandasnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat khususnya para pemuda, untuk menjauhi Narkoba, Miras. Pasalnya, Miras oplosan sudah banyak korbannya.(JN01/Jn16)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *