Sentil Ganjar, Mendagri : Organisasi Itu Ada Aturannya

  • Whatsapp

 

SEMARANG, Jowonews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo tampaknya jengkel juga dengan sikap Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang tidak mau mematuhi Peraturan Mendagri (Permendagri) No.6/2016 tentang Penggunaan Pakaian Putih Setiap Hari Rabu.

Bacaan Lainnya

Mendagri tidak mau berkomentar banyak saat dikonfirmasi wartawan usai menjadi pembicara kunci dalam Seminar Nasional ‘Membangun DPRD Jateng Terbuka dan Modern’ di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Komplek Kantor Gubernuran, Kamis (11/2).

Politisi PDIP ini justru memberikan sentilan menohok kepada Ganjar Pranowo. “Bukan masalah sanksi lah. Namanya organisasi itu ada seragam, ada aturannya. Begitu saja,”tegasnya ketika ditanya kemungkinan sanksi yang akan diberikan Kemendagri kepada Gubernur Jateng.

Politisi PDIP ini mengaku tidak mau berpolemik soal kebijakan seragam tersebut. Kalau Jawa Tengah tidak mau mentaati aturan yang menangani bukan dirinya. Tapi cukup dirjen ataupun biro hukum di Kemendagri. “Saya tidak mau berpolemik, biar biro hukum saja yang menangani,”ketusnya.

Disampaikannya, terkait Permendagri No.6/2016 tujuannya biar kelihatan bersih saja. Bahkan dalam aturan itu juga disampaikan untuk hari Kamis-Sabtu juga bisa menggunakan pakaian daerah. Kalau Jateng pada hari tersebut bisa pakai batik, lurik, tenun. Kalau DKI juga bisa pakai baju koko dan lain sebagainya.

“Kalau Jateng tidak mau melaksanakan, itu urusan Jateng. Bukan urusan saya,”tukasnya.

Sebagaimana pernah diberitakan,  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berencana meminta izin Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Dia tidak akan menerapkan Peraturan Mendagri Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pakaian Dinas Harian Pegawai Negeri Sipil di lingkungan pemerintah provinsi setempat.

Sementara itu meski Mendagri Tjahjo Kumolo Kamis (11/2) menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional ‘Membangun DPRD Jateng Terbuka dan Modern’, namun Gubernur Ganjar Pranowo yang dijadwalkan hadir menjadi pembicara ternyata memilih melakukan kunjungan ke Kabupaten Batang.

Gubernur diwakili Wagub Heru Sudjatmoko. Menurut pembawa acara, Ganjar akan hadir pukul 15.00 WIB. Kabar yang berkembang, Gubernur sengaja menghindari Mendagri Tjahjo Kumolo karena sebelumnya menolak melaksanakan Permendagri No.6/2016. Alasannya, aturan pakaian putih itu tidak mendukung bangkitnya Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM).(JN01/Jn16)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *