Pedagang Mau Pindah Kalau Pasar Rejomulyo Dibenahi

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Ikan Basah dan Pindah (PIBP) Pasar Rejomulyo Semarang menyatakan siap pindah ke pasar baru jika sudah dibenahi.

“Kami pada pedagang ikan basah dan pindah siap pindah ke Pasar Rejomulyo baru yang jaraknya hanya 200 meter dari pasar lama,” kata Ketua PPIBP Pasar Rejomulyo Mujib di Semarang, Jumat.

Bacaan Lainnya

Selama ini, aktivitas perdagangan ikan segar skala besar atau grosir berlangsung di Pasar Rejomulyo lama atau dikenal dengan nama Pasar Kobong, namun kondisi pasar tersebut tampak kumuh dan tidak teratur.

Pemerintah Kota Semarang kemudian membangunkan Pasar Ikan Higienis (PIH) Mina Rejomulyo untuk menampung para pedagang ikan di Pasar Kobong, tetapi pedagang ikan tak mau menempati fasilitas baru itu.

Untuk memfasilitasi keinginan pedagang ikan, dibangun lagi pasar pengganti, yakni Pasar Rejomulyo yang representatif setinggi dua lantai yang belum juga ditempati meski pembangunannya sudah rampung.

Lokasi Pasar Rejomulyo juga tidak jauh dari pasar lama yang biasanya ramai setiap malam hingga pagi dengan omzet transaksi yang besar karena dikenal sebagai pasar induk penjualan ikan segar.

Namun, tegas Mujib, sarana prasarananya harus dibenahi, seperti ubin keramik harus diganti karena licin dengan keberadaan dagangan berupa ikan segar yang dikhawatirkan membahayakan.

“Lantai dasar harus dicor, saluran pembuangan air tidak dari pipa paralon karena dikhawatirkan ‘mampet’, dan yang terpenting adalah luasan lapak pedagang harus dikembalikan semula,” katanya.

Dengan luasan yang direncanakan sekarang ini, kata dia, pedagang hanya mendapatkan luasan lapak 2,5 meter, padahal di pasar lama ada pedagang yang memiliki lapak sampai 40 dan 60 meter persegi.

Apabila tuntutan para pedagang mengenai kondisi dan luasan lapak di Pasar Rejomulyo baru sudah dibenahi, lanjut dia, mereka siap pindah kapan pun ke pasar yang baru selesai dibangun itu.

“Namun, jika tuntutan pedagang tidak dipenuhi maka kami menyatakan menolak pindah ke Pasar Rejomulyo yang baru. Kami ini pedagang grosir ikan basah, bukan pedagang eceran,” pungkasnya.(ant/JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *