Hantam Truk Gandeng, Dua Siswi SMK Tewas

  • Whatsapp

SRAGEN,Jowonews.com – Nasib tragis dialami Devi (17), warga ukuh Ngamban RT 8 RW 3 Kecamatan Tanon dan Dian Yuli(17), warga Dukuh Mayang RT 26 RW 6 Desa Jono Kecamatan Tanon, Sragen. Dua pelajar SMK Negeri 2 Sragen tersebut tewas seketika setelah sepeda motor yang dikendarainya ‘mencium’ truk gandeng Nopol W 8707 UR yang tengah parkir mengganti ban.

Kejadian itu terjadi di depan Darmo Tirto Sri Luwih Utara Puskesmas, Sidoharjo, Sragen, pada Selasa (16/2) sekitar pukul 06.40 WIB.

Informasi di lapangan menyebutkan, pagi kedua korban yang dikenal
sebagai sahabat karib ini mengendarai motor Honda Beat Nopol AD 5711 AKE berangkat sekolah menuju SMK 2 Sragen. Karena hujan deras,pandangan korban saat mengendarai motor terganggu.

Apesnya, saat melaju kencang, pengendara motor tersebut menghantam truk gandengan yang dikemudikan Yuda Aryanto (26) warga Iringmulyo Kecamatan Metro Timur Kota Metro Bandar Lampung yang tengah menepi di sisi kirijalan.

Truk tersebut menepi lantaran mengalami bocor ban dan Sopir pun
berada di dalam untuk istirahat. Tapi Sopir belum memasang segitiga
pengaman di sekitar mobil.Karena kerasnya benturan, mengakibatkan motor tersebnut sampai masuk ke dalam kolong truk. Sopir yang tengah tertidur di dalam truk tidak tahu bahwa truknya ditabrak orang hingga salah seorang pengguna jalan memberi tahu sopir tersebut.

Kanit Laka Iptu Sudarmaji mewakili Kasat Lantas AKP Sukmawati
mengatakan karena hujan dan cuaca gelap, pengendara sepeda motor
tidak melihat jelas keberadaan truk yang tengah parkir. Truk tersebut
berhenti saat salah satu ban gandengan bagian kanan mengalami
kebocoran. Tapi Sopir tidak memasang segitiga pengaman di Truk
tersebut.

”Truk itu muat Gula untuk pabrik, saat mengalami bocor truk menepi,
tapi tidak pasang tanda peringatan, sementara masih kami amankan.
Karena kerasnya benturan, sepeda motor itu sampai masuk ke kolong
truk,” terang Iptu Sudarmaji.

Terkait kondisi motor tersebut sebenarnya standart dan tidak dimodifikasi. Dia menuturkan korban kecelakaan tersebut adalah seorang pelajar. Penyebab utamanya yakni cuaca buruk saat itu. ”Kedua korban pelajar, hanya saja SIM belum kami temukan,” ungkapnya. (JN01/Jn16)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *