Panik, Pendaki Merapi Panggil Tim SAR

  • Whatsapp

BOYOLALI,Jowonews.com – Pendaki yang hendak naik ke gunung Merapi maupun Merbabu, diimbau agar mempersiapkan diri dengan baik. Selain itu juga didukung dengan perlengkapan dan logistik yang memadai.

Imbauan itu disampaikan Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, menyusul laporan belasan pendaki yang lost contact di Merbabu Selasa (16/2) malam. Pendaki asal Bantul itu berhasil ditemukan di Sabana I oleh tim SAR BPBD dan relawan sekitar pukul 03.00.

Bacaan Lainnya

“Mereka tidak ada yang sakit, hanya kedinginan dan ketakutan, sehingga panik, kemudian memanggil tim SAR,” kata Kurniawan Fajar Prasetyo kepada wartawan Rabu (17/2).

Komandan SAR BPBD Boyolali ini menegaskan, pendakian harus dilakukan dengan persiapan yang matang. “Kalau tidak siap, tolong jangan memaksi mendaki dulu,” tegas Yoyok, sapaan akrabnya.

Berkait informasi belasan pendaki yang akhirnya dijemput tim SAR di Merbabu itu, jelas dia, awalnya mendapat informasi dari Tim SAR Bantul. Informasi menyebutkan adanya belasan pendaki yang memanggil tim SAR saat pendakian. Disebutkan ada pendaki yang sakit dan membutuhkan pertolongan.

Tim reaksi cepat BPBD bersama dengan relawan segera naik untuk pelacakan. Belasan pendaki tersebut itu ditemukan dalam kondisi selamat di kawasan Sabana I sekitar pukul 03.00. Ironisnya, setelah SAR dan relawan menemukan, mereka justru menolak diajak turun.

Melainkan tetap nekat meneruskan pendakian ke puncak. Tentu saja hal tersebut cukup disesalkan, mengingat sudah ada panggilan untuk pertolongan tim SAR.

Dengan kasus ini, Yoyok berharap bisa menjadi pelajaran bagi pendaki lain. Dia pun mewanti-wanti supaya pendakian ke gunung harus disertai dengan kesiapan yang matang demi keselamatan. Selain itu juga harus lapor ke petugas terkait.(JN01/Jn16)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *