Dilantik, Rudy Siap Tancap Gas

  • Whatsapp

SOLO,Jowonews.com – Resmi dilantik Walikota Solo terpilih, FX Hadi Rudyatmo menyatakan siap tancap gas untuk menjalankan progam kerja sesuai dengan visi misi yang diusungnya saat kampanye lalu, yakni Waras, Wasis, Wareg, Mapan dan Papan. Meski diakuinya belum semua program bisa berjalan, karena selama enam bulan pertama ini pihaknya belum memiliki kewenangan penuh, mengingat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 sudah digedog.

“Secara aturan memang seperti itu, selama enam bulan ini saya hanya mengawal APBD dan program kerja yang sudah disusun oleh Penjabat Walikota. Namun, sebenarnya dalam APBD 2016 ini pun sudah memuat beberapa program kerja kami. Sehingga tetap bisa tancap gas,” jelas Rudy, panggilan akrabnya usai Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota di Simpang Lima, Semarang, Rabu (17/2).

Bacaan Lainnya

Hal tersebut, lanjut Rudy, dikarenakan visi misi yang diusungnya selama masa kampanye sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kota Solo dan program Presiden Joko Widodo, Nawa Cita. Sehingga, sejalan dengan program yang disusun pejabat sebelumnya.

“Apalagi dengan dukungan dari 24 kursi di DPRD membuat program kami tetap bisa dijalankan, meski selama penyusunan APBD 2016 kemarin kita tidak dilibatkan,” tandasnya.

Contoh program yang sudah masuk APBD dan tinggal dianggarkan adalah yang berkenaan dengan kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat miskin. Dimana rencananya Pemkot bakal membangun rumah sakit daerah baru untuk mengkaver kesehatan masyarakat miskin di wilayah utara. Selain itu, beberapa program kesehatan lainnya seperti cek kesehatan gratis bagi warga kurang mampu.

“Yang belum masuk adalah program untuk mengkaver pelayanan masyarakat rentan miskin. Karena PKMS sudah dihapus. Sehingga perlu dicari cara lain untuk dapat tetap memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat rentan miskin,” ujarnya.

Sedangkan beberapa program besar yang memang belum bisa dijalankan dan harus tetap menunggu setelah enam bulan pasca pelantikan diantaranya, pekerjaan rumah yang diberikan Gubernur Jawa Tengah kepada Kota Solo, terkait Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Rudy mengaku pihaknya sudah menyiapkan sejumlah strategi dan rencana, namun baru bisa dilaksanakan pada bulan ke tujuh kepemimpinannya.

“Sudah ada rencana pembangunan rumah layak huni di sejumlah titik, kemudian rencana untuk mengajukan bantuan ke pusat, karena memang program itu sesuai visi misi kita soal papan. Tapi, belum bisa kita jalankan nunggu setelah enam bulan dulu,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota (Wawali) Solo, Achmad Purnomo menambahkan, ia siap mendukung Walikota dalam program kerja sesuai dengan visi dan misi yang diusung saat kampanye.

“Langsung bekerja, karena pada prinsipnya kami adalah pelayan masyarakat. Dan pastinya kami menunggu masukan dari masyarakat agar dapat menjalankan tugas dengan baik,” ujarnya.(JN01/Jn16)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *