Lalu Lintas Simpang Lima Padat Karena Pelantikan Kepala Daerah

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Gerimis mulai turun jelang pelantikan 17 kepala daerah di lapangan Simpang Lima, Rabu (17/2/2016) pagi. Tepat pada pukul 10.00, rombongan kepala daerah baru tiba menggunakan dua bus milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Rombongan dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan isteri, Siti Atiqoh. Begitu Gubernur tiba, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. 

Bacaan Lainnya

Sejumlah ruas jalan di Kota Semarang padat menyusul pelaksanaan pelantikan serentak kepala daerah hasil Pilkada 2015 di Lapangan Simpang Lima Semarang, Rabu.

Kepadatan terjadi di sekitar Jalan Pandanaran, Jalan Ahmad Yani, serta Jalan Gajah Mada karena penutupan dan pengalihan arus menuju Lapangan Simpang Lima.

Kepadatan di jalan utama tersebut juga berdampak pada kepadatan lalu lintas di sejumlah jalan alternatif dan “jalan tikus”.

Jalan-jalan alternatif tersebut antara lain Jalan Erlangga di sekitar Kampus Undip Pleburan, Jalan Seroja, serta jalan penghubung kawasan Kampung Kali menuju Jalan Pandanaran.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mengalihkan fungsi sebagian Jalan Pandanaran dan Jalan Pahlawan sebagai lokasi parkir bagi tamu undangan maupun pengiring para kepala daerah terpilih.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang Ajun Komisaris Besar Catur Gatot Efendi mengatakan kawasan Simpang Lima akan ditutup mulai pagi hingga selesainya kegiatan. 
“Masyarakat sudah diimbau untuk sementara menghindari akses menuju kawasan Simpang Lima,” katanya.

Ia juga mengimbau para pengguna jalan selalu mematuhi peraturan demi kelancaran arus lalu lintas.

Kepala daerah terpilih hasil Pilkada 9 Desember 2015 akan dilantik secara serentak pada 17 Februari 2016. Dari 21 kepala daerah baru, 17 di antaranya akan dilantik pada 17 Februari.

Sementara empat kepala daerah sisanya akan dilantik secara terpisah karena masa jabatan yang baru berakhir setelah Februari. Keempat daerah tersebut masing-masing Kabupaten Pekalongan, Grobogan, Demak, dan Sragen. (JN03/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *