Pelantikan 17 Kepala Daerah Diiringi Gerimis

  • Whatsapp
Gubernur Ganjar melantik 17 kepala daerah di Jateng. (Foto: Jowonews)
LANTIK:Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melantik 17 Kada/Wakada di lapangan Pancasila Semarang, Rabu (17/2)

SEMARANG, Jowonews.com – Sempat diwarnai gerimis hujan, Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo secara resmi melantik 17 kepala daerah (Kada) dan wakil kepala daerah (Wakada) hasil Pilkada 2015 di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Rabu (17/2).

Atas nama Presiden, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengambil sumpah 17 bupati/wali kota beserta wakilnya yang dilanjutkan dengan penandatangan pakta integritas dan penyerahan petikan putusan Menteri Dalam Negeri.

Bacaan Lainnya

Pada prosesi pelantikan kepala daerah yang berlangsung dengan khidmat tersebut juga dilaksanakan pelantikan ketua tim penggerak PKK di 17 kabupaten/kota dan pemberhentian dengan hormat ke-17 penjabat sementara kepala daerah yang telah bertugas selama beberapa bulan.

Pelantikan yang dihadiri pendukung pasangan Kada/Wakada yang memadati Lapangan Pancasila  itu berlangsung meriah. Pasalnya, setiap daerah yang kada/Wakadanya dilantik juga menyediakan berbagai menu makanan secara geratis. Sehingga masyarakat yang hadir bebas makan sepuasnya.

Sementara itu ke-17 kepala daerah terpilih yang dilantik oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo itu adalah Hadi Rudyatmo-Purnomo (Kota Surakarta), Agus Bastian-Yuli Hastuti (Kabupaten Purworejo), Tasdi-Dyah Hayuning Pratiwi (Kabupaten Purbalingga).

Mohammad Yahya Fuad-Yazid Mahfudz (Kabupaten Kebumen), Abdul Hafidz-Bayu Andriyanto (Kabupaten Rembang), Djoko Nugroho-Arief Rohman (Kabupaten Blora), Eko Purnomo-Agus Subagyo (Kabupaten Wonosobo).

Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryati Rahayu (Kota Semarang), Seno Samodro-Muhammad Said Hidayat (Kabupaten Boyolali), Mundjirin-Ngesti Nugroho (Kabupaten Semarang), Joko Sutopo-Edy Santosa (Kabupaten Wonogiri).

Junaedi-Martono (Kabupaten Pemalang), Mirna Annisa-Masrur Masykur (Kabupaten Kendal), Alf Arslan Djunaid-Moch Saelany Machfudz (Kota Pekalongan). Kemudian, Wardoyo Wijaya-Purwadi (Kabupaten Sukoharjo), Srihartini-Srimulyani (Kabupaten Klaten), dan Sigit Widyonindito-Windarti Agustina (Kota Magelang). (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *