Kepala Daerah Harus Selesaikan 17 Persoalan

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com –17 kepala daerah (Kada) dan wakil kepala daerah (Wakada) hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember 2015, resmi diambil sumpah dan dilantik Guberur Jateng H Ganjar Pranowo. Pelantikan di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Rabu (17/2) berlangsung meriah, meski sempat diwarnai hujan gerimis.

Gubernur mengambil sumpah dan melantik Kada/Wakada atas nama Presiden, yang dilanjutkan dengan penandatangan pakta integritas dan penyerahan petikan putusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Bacaan Lainnya

Usai pelantikan Kada/Wakada, Gubernur juga langsung melakukan pelantikan ketua tim penggerak PKK di 17 kabupaten/kota. Disamping itu juga pemberhentian dengan hormat ke-17 penjabat sementara kepala daerah yang telah bertugas selama beberapa bulan.

Dalam sambutannya Gubernur Ganjar Pranowo minta kepada Kada/Wakada yang dilantik supaya memperhatikan dan menyelesaikan 17 permasalahan strategis di masyarakat sekarang ini.

17 permasalahan dan isu strategis itu, masing-masing penanggulangan bencana alam, penanganan penyakit demam berdarah dengue (DBD), rob dan banjir, tingginya angka kematian ibu dan anak, perlindungan perempuan dan anak, penanganan eks-anggota Gafatar.

Penggunaan kanal informasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, perbaikan sektor pelayanan publik. Manajemen kinerja pemerintah daerah, percepatan pengalihan pendanaan, sarana dan prasarana dokumen SMA dan SMK, infrastruktur, pengelolaan dana desa, pengembangan potensi yang ada di tiap daerah, peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah.

Selain itu, penanganan usaha pertambangan tanpa izin, investasi dan hubungan industrial, perwujudan daulat pangan, daulat energi, dan sinergitas dengan seluruh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

“Tujuh belas permasalahan dan isu strategis ini perlu segera mendapat penanganan dari tiap kepala daerah,”ungkapnya saat membacakan pidato sambutan.

Menurut Ganjar, 17 permasalahan dan isu strategis pembangunan di Jateng tersebut yang membutuhkan gerak cepat dari semua pihak. Yaitu dengan mengusung semangat gotong royong menjadi roh yang harus dikokohkan untuk kemajuan pembangunan di Jateng.

“Seusai acara pelantikan ini, di depan saudara-saudara adalah medan pertempuran dan perjuangan sejati, pemimpin itu harus malu jika ingkar janji, tapi berikan bukti untuk Jateng yang lebih mandiri dan berdikari,” ujarnya.
Sebanyak 17 Kada/Wakada yang Dilantik

1.Hadi Rudyatmo-Purnomo (Kota Surakarta)

  1. Agus Bastian-Yuli Hastuti (Kabupaten Purworejo)
  2. Tasdi-Dyah Hayuning Pratiwi (Kabupaten Purbalingga)
    4. Mohammad Yahya Fuad-Yazid Mahfudz (Kabupaten Kebumen)
  3. Abdul Hafidz-Bayu Andriyanto (Kabupaten Rembang)
  4. Djoko Nugroho-Arief Rohman (Kabupaten Blora)
  5. Eko Purnomo-Agus Subagyo (Kabupaten Wonosobo).8. Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryati Rahayu (Kota Semarang)
  6. Seno Samodro-Muhammad Said Hidayat (Kabupaten Boyolali)

10.Mundjirin-Ngesti Nugroho (Kabupaten Semarang)

  1. Joko Sutopo-Edy Santosa (Kabupaten Wonogiri).
    12.Junaedi-Martono (Kabupaten Pemalang)
  2. Mirna Annisa-Masrur Masykur (Kabupaten Kendal)

14.Alf Arslan Djunaid-Moch Saelany Machfudz (Kota Pekalongan)
15.Wardoyo Wijaya-Purwadi (Kabupaten Sukoharjo)

  1. Srihartini-Srimulyani (Kabupaten Klaten)
  2. Sigit Widyonindito-Windarti Agustina (Kota Magelang).

17 Permasalahan yang Harus Diselesaikan:
1. Penanggulangan bencana alam

  1. Penanganan penyakit demam berdarah dengue (DBD)
  2. Rob dan banjir
  3. Tingginya angka kematian ibu dan anak
  4. Perlindungan perempuan dan anak
  5. Penanganan eks-anggota Gafatar.
  6. Penggunaan kanal informasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi
  7. Perbaikan sektor pelayanan publik.
  8. Manajemen kinerja pemerintah daerah
  9. Percepatan pengalihan pendanaan, sarana dan prasarana dokumen SMA dan SMK
  10. Infrastruktur
  11. Pengelolaan dana desa
  12. Pengembangan potensi yang ada di tiap daerah
  13. Peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah.16. Penanganan usaha pertambangan tanpa izin
  14. Investasi dan hubungan industrial, perwujudan daulat pangan, daulat energi, dan sinergitas dengan seluruh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *