Ganjar Diminta Tertibkan Tempat Pelacuran

  • Whatsapp
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Dok : Jowonews.com

SEMARANG,Jowonews.com – Gubernur Jawa Tengah dimintas tegas dalam mentertibkan tempat lokalisasi atau prostiusi di Jawa Tengah. Sebab, keberadaan prostitusi sangat meresahkan masyarakat dan tidak sedikit yang berada di kawasan padat penduduk.

“Kami sering  mendapatkan keluhan dari masyarakat ketika sedang kunjungan kerja. Harus ada ketegasan agar bisa diantisipasi dan tidak menjamur,” kata anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah, Amir Darmanto, Jumat (19/2).

Sejumlah daerah di Jawa Tengah, memiliki tempat prostitusi yang cukup meresahkan. Di Kota Semarang misalnya ada kawasan Sunan Kuning yang keberadaanya dikawasan padat penduduk. “Jika tidak ada upaya kongret, takutnya ini akan terus terjadi dan bakal semakin meresahkan,” ujarnya.

Meski begitu, Pemprov harus memiliki kebijakan yang bisa menyelesaikan persolan pelaku prostitusi. Tidak hanya asal menertibkan atau membongkar lokasi, tapi bagaimana agar mereka tidak kembali ke pekerjaan tersebut. Dan selama ini Pemprov maupun pemerintah daerah terkesan tidak tegas dalam melakukan penindakan.

“Di Gunung Kemukus, Pemprov dan daerah sudah menertibkan. Tapi karena tidak ada efek jera, sekarang kambuh lagi,” tambahnya.

Untuk penanganan dunia prostitusi dibutuhkan sinergis antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu harus dilakukan secara kontinyu agar pelaku tidak kembali ke usaha tersebut.

“Ya harus ada pelatihan dan pembekalan skill. Jadi mereka tetap bisa mencari nafkah untuk keluarganya,” kata Anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah, Sriyanto Saputro.

Selama ini mereka yang menggeluti dunia prostitusi berdalih karena ekonomi. Suka atau tidak, jadi itu merupakan mata pencaharianya. Pemprov harus belajar dari Jawa Timur, bagaimana Walikota Surabaya bisa menertibkan lokalisasi di Kawasan Doli. “Perencanaan harus matang. Harus ada solusi setelah penertiban bukan asal menertibkan saja,” tambahnya.(JN01/Jn16)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *