Tokoh Agama Antar Bambang Daftar ke PDIP

  • Whatsapp
TERIMA FORMULIR : Bambang Wiryawan ( dua dari kiri) saat menerima formulir pendaftaran bakal calon (balon)  walikota dari Ketua DPC PDIP Salatiga Teddy Sulistiyo. Foto : Jowonews.com

SALATIGA,Jowonews.com– Sejumlah tokoh agama baik dari kalangan Islam dan Nasrani ikut mengantarkan Bambang Wiryawan (49) mendaftar sebagai bakal calon ( balon) Walikota ke kantor DPC PDIP Salatiga, Jumat ( 19/2) siang.

Rombongan Bambang diterima Ketua DPC PDI Perjuangan Salatiga, Teddy Sulistyo dan Sekretaris, Dance Ishak Palit serta sejumlah pengurus dan anggota fraksi PDIP di Dewan.

Tokoh agama yang mengantarkan Bambang diantaranya Ketua Dewan Syuro PKB KH Zuhri, Majelis Pertimbangan PPP KH Makmun, Kiai NU KH Wahid Maksum, ulama K Abdul Syukur dan KH Syumyani. Hadir pula Ketua DPC PPP Salatiga Slamet Sarmidin dan pengurus lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bambang Wiryawan mengatakan, ia maju sebagai balon walikota karena keinginannya ikut berpartisipasi dalam memajukan Kota Salatiga.

“Saya ingin maju sebagai calon walikota Salatiga dan akan ikut berpartisipasi membangun Kota Salatiga ke depan, agar jauh lebih baik. Melihat Salatiga yang heterogen agar bangkit dari keterpurukan,” tandas Bambang Aulia sapaan akrabnya.

Dalam kesempatan itu, Bambang juga meminta dukungan semua pihak untuk ikut berjuang bersama-sama memajukan Kota Salatiga.

Sementara, sekretaris DPC PDIP Kota Salatiga Dance Ishak Palit mengatakan, dengan mendaftarnya Bambang, maka jumlah pendaftar balon walikota/wakil walikota sudah tujuh orang. Dance juga menandaskan, DPC tidak membeda-bedakan pendaftar, karena semuanya sama.

“Semua pendaftar sama, tidak ada yang kita gadang-gadang (prioritaskan), karena keputusan nanti ada di DPP,” ujarnya.

Hanya saja, diakui Dance, Bambang memiliki ikatan emosional dengan PDIP, ia sering terlibat dalam kegiatan yang dilakukan PDIP dan ia sudah intensif turun ke bawah melakukan sosialisasi-sosialisasi.

“Ia (Bambang) sangat serius untuk maju sebagai calon, ia sudah pasang baliho dimana-mana dan sosialisasi. Itulah modal awal dulu,” tandasnya. (JN01/Jn16)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *