12 Orang Daftar Balon Walikota Lewat PDIP Salatiga

  • Whatsapp
PANTANG MUNDUR: Joko Sambodo ( kiri) saat mendaftar balon Walikota di kantor DPC PDIP Salatiga. Foto : Jowonews.com /Jn01

SALATIGA,Jowonews.com– Memasuki hari ketujuh  pendaftaran bakal calon (balon) walikota/wakil walikota  Salatiga yang dibuka oleh DPC PDIP, Minggu ( 21/2) kemarin, ada tiga balon yang mengambil formulir pendaftaran. Sehingga hingga kemarin, total sudah ada 12 pendaftar.

Ketiga pendaftar itu adalah Sekretaris DPC PDIP Salatiga Dance Ishak Palit yang juga ketua komisi A DPRD Salatiga, Ketua DPC PDIP Salatiga Teddy Sulistiyo yang juga Ketua DPRD Salatiga dan  Joko Sambodo mantan Kepala Cabang ( Kancab) Bank Jateng Salatiga.

Ketua tim penjaringan PDIP, Dance Ishak Palit mengatakan, hingga Minggu kemarin total sudah ada 12 pendaftar, delapan diantaranya merupakan kader internal partai. Sedangkan lainnya ada yang berasal dari akademisi, pengusaha dan pensiunan pejabat Salatiga.

Dikatakan Dance, pendaftaran akan ditutup pada 24 Februari, kemudian akan dilakukan penjaringan. Nama-nama yang mendaftar tersebut nantinya akan diserahkan ke DPW dan DPP. “Jadi  yang merekomendasikan calon adalah DPP,” ujar Dance.

Dance mengatakan, ia dan ketua ( Teddy) juga ikut mendaftar, karena sebagai kader partai, pihaknya harus siap bila mendapat tugas atau amanat dari partai.

“Sebagai kader partai, harus selalu siap dalam menjalankan tugas,” imbuhnya.

Sementara, Joko Sambodo mengatakan, keinginannya maju sebagai balon karena ingin berbuat lebih untuk Kota Salatiga. Ia melihat, kemajuan Kota Salatiga belum sesuai yang ia harapkan. Selain itu, meski tinggal di Ungaran, namun ia pernah menjabat tiga tahun sebagai kepala cabang Bank Jateng Salatiga, sehingga ikut merasa memiliki.

“ Salatiga sudah seperti rumah sendiri, sidah tidak asing lagi disini (Salatiga), banyak teman disini,” imbuhnya.

Menurut Joko Sambodo, Kota Salatiga merupakan kota yang unik, karena merupakan Indonesia mini, berbagai macam suku ada di Salatiga, sehingga harus dipertahankan dan ditonjolkan kelebihan itu. Menurut pendangannya ke depan, lanjut Joko, Salatiga juga harus bisa menjadi ‘ magnet’, atau daya tarik sendiri yang menjadikan orang luar daerah tidak sekedar mampir namun juga berinvestasi untuk kemajuan kota.

“Selain itu juga harus ada keberanian dari pimpinan ( Walikota) untuk memajukan Salatiga,” tandasnya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *