Penghuni Dalem Joyokusuman Didata

  • Whatsapp

SOLO, Jowonews.com – Pemerintah Kota Surakarta mendata penghuni yang menempati lahan Dalem Joyokusuman (tempat tinggal eks para pangeran putra Raja Karetaon Kasunanan Surakarta Paku Buwono X) terkait dengan restorasi di kawasan tersebut.

“Ya, sementara ini ada empat keluarga yang menempati lahan di Dalem Joyokusuman. Mereka menempati lahan di sisi barat gerbang Dalem Joyokusuman,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkot Surakarta Sutarja di Solo, Senin.

Bacaan Lainnya

Sutarja membenarkan pihaknya sudah mendata. Tercatat ada empat keluarga yang menempati lahan Dalem Joyokusuman. Mereka menempati lahan sejak puluhan tahun silam.

Berdasarkan informasi yang diterima, warga membeli lahan dari pemilik lama Dalem Joyokusuman. Hal itu terdapat bukti akta jual beli di notaris. Namun, menurut dia, perlu pengecekan kebenarannya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya segera menyerahkan hasil pendataan awal kepada Wali Kota guna menentukan langkah selanjutnya.

“Ya, kami belum tahu apakah mereka akan direlokasi atau bagaimana? Yang jelas keberadaan mereka nanti akan kena pengembangan kawasan Dalem Joyokusuman,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Pemkot Surakarta Agus Djoko Witiarso mengatakan bahwa pihaknya masih perlu mengamati “site plan” Dalem Joyokusuman. Langkah ini dilakukan guna menentukan batas-batas lahan Dalem Joyokusuman.

Ia mengatakan bahwa pihaknya saat ini belum melihat secara detail sertifikat tanah Dalem Joyokusuman. Dari sertifikat ini, akan diketahui berapa bangunan milik warga yang berada di lahan Dalem Joyokusuman.

“Nantinya, akan meminta Badan Pertahanan Nasional (BPN) mengukur ulang Dalem Joyokusuman untuk melihat batas tanah dan bangunan Dalem Joyokusuman,” katanya.

Agus menegaskan bahwa pihaknya masih fokus pada restorasi bangunan Joyokusuman sebagai tahap pertama revitalisasi.

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah merancang restorasi Dalem Joyokusuman yang meliputi tiga rencana pekerjaan merestorasi Dalem Joyokusuman.

Ketiga proyek tersebut, kata dia, meliputi restorasi bangunan Dalem Joyokusuman, penataan lingkungan, dan koridor Jalan Veteran dengan Dalem Joyokusuman.

“Total kebutuhan anggaran untuk merestorasi Dalem Joyokusuman mencapai Rp29 miliar,” katanya. (JN03/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *