SURAKARTA, Jowonews.com – Kepolisian Resor Kota Surakarta telah melakukan penyisiran dengan alat detektor untuk mensterilkan sejumlah Gereja, dalam kegiatan peringatan Wafatnya Isa Al Masih atau Jumat Agung, di Kota Solo, Kamis.

Pasukan Brimob bersama Sabhara Polres Kota Surakarta pertama melakukan mengecekan di Gereja Santo Petrus Gendengan Jalan Slamet Riyadi Solo, sebanyak 13 personel melakukan menyisiran mulai dari halaman menuju ruang utama ibadah.

Polisi setelah melakukan pengecekan di Gereja Santo Petrus kemudian dilanjutkan ke Gereja ElShaday Widuran dan daerah lainnya yang memiliki jemaat hingga ribuan orang.

Menurut Kepala Polres Kota Surakarta Kombes Polisi Ahmad Luthfi bahwa kegiatan sterilisasi diawali oleh pasukan Brimob dan Satuan Jibom di sejumlah gereja besar seperti Santo Petrus Gendengan, Santo Paulus Jajar, Elshaday Widura dan Gereja Kepunton.

Menurut Ahmad Luthfi penyisiran dilakukan dengan perlengkapan detektor dan mobil jibom. Petugas memasuki sejumlah ruangan hingga tempat ibadah utama sehingga jemaat yang melakukan ibadah merasakan aman dan nyaman.

“Kami deteksi logam dan pasukan jibom diturunkan untuk melakukan setrelisasi lanjutan bila dibutuhkan. Anggota Polsek sebagai leading sektor, sedangkan Polres Kota Surakarta melakukan penebalan kawasan dalam pengamanan libur panjang sekaligus mengatur jalur serta kegiatan keagamaan,” katanya.

Pihaknya yang melibatkan anggota TNI juga melakukan pengamanan secara tertutup di wilayah hukumnya, saat peringatan ibadah Isa Al Masih.

Bahkan, ratusan anggota polisi setelah apel persiapan pengamanan diterjunkan selain kegiatan penyisiran gereja, juga di titik simpul kerawanan.

Dia mengatakan dalam beberapa hari ke depan dilakukan operasi terpusat sesuai perintah Pimpinan Mabes Polri ketika peringatan keagamaan.

“Ada 42 gereja besar dilakukan penyisiran sebelum kegiatan ibadah dengan dibantu oleh Brimob dengan perlengkapan lengkap,” katanya.

Menurut dia, pihaknya melakukan pengamanan secara tidak menyolok sehingga jemaat beribadah tetap nyaman atas kedatangan polisi.

Menurut dia, polisi menggunakan pola menghadiri ke lokasi berseragam dengan tujuan pengamanan sekaligus melayani masalah warga. (Jn16/ant)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here