Radja Nainggolan

ITALIA, Jowonews.com – Bom bunuh diri yang terjadi di Bandara Zavantem Brussels dan Stasiun Maalbeek Belgia kemarin ternyata menyisakan cerita yang mendalam bagi pesepakbola keturunan Indonesia, Radja Nainggolan.

Gelandang AS Roma mengaku beruntung tak menjadi korban dalam serangan teroris di Brussels, Belgia. Insiden di ibu kota Belgia tersebut setidaknya memakan 35 korban tewas dan puluhan luka-luka.

Nainggolan menjelaskan, dirinya bisa saja menjadi korban dari serangan tersebut jika tak menghadiri acara sponsor di Antwerp. “Seandainya saya tidak ada janji dengan sponsor saya, saya sudah berada di Bandara Zaventem pada pagi itu,” katanya seperti dikutip dari Gazzetta dello Sport.

“Karena ada event yang saya harus hadiri, saya tiba di Belgia pada hari sebelumnya. Namun, saya berada di Antwerp. Jika tidak, saya akan mengikuti penerbangan pagi dari Roma dan saya akan mendarat langsung di Brussels,” lanjutnya.

Akibat serangan tersebut, Belgia membatalkan laga persahabatan melawan Portugal yang seharusnya digelar pada Selasa (29/3).
“Saya memiliki banyak teman yang bekerja di bandara. Saya berharap mereka semua selamat karena disini saya tidak bisa berbicara dengan siapa pun. Saya bahkan tidak tahu nama para korban. Saya berharap semuanya berlangsung baik,” lanjutnya. (JN19)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here