BEBAS NARKOBA: (Dari Kiri): Sekwan DPRD Jateng Drs Indra Surya, Kepala BNNP Jateng, Brigjend Pol Amrin Remico, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi disela-sela tes urin anggota DPRD Jateng, Kamis (24/3).

SEMARANG, Jowonews.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah secara mendadak menggelar tes urine pada anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kamis (24/3). Tes urin dimulai pukul 09.00 WIB, di lantai IV Gedung Berlian.

Dari data BNNP, sampai berakhirnya tes urin sekitar pukul 12.00 WIB, tercatat ada 61 yang menjalani tes urin. Kesemuanya dinyatakan negatif oleh BNNP Jateng. Termasuk diantaranya Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi dan Wakil Ketua Dewan Ahmadi, Fery Wawan Cahyono, Sukirman, serta pimpinan alat kelengkapan dewan.

Empat anggota tidak menjalani tes urin karena sedang menjalani TOT di Kemendagri bersama KPK dan satu orang meninggal dunia (KH Syamsul Ma’arif dari FPKB). Sehingga ada 34 orang anggota DPRD Jateng yang belum menjalani tes urin. Direncanakan 34 anggota DPRD Jateng yang belum menjalani tes urin itu, akan dites pada Senin (28/3) mendatang.

Kepala BNNP Jateng, Brigjend Pol Amrin Remico mengatakan, tes urin kepada anggota DPRD Jateng memang waktunya dilakukan secara mendadak dan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.
“Tes ini dilakukan secara mendadak, kita tidak pernah memberitahukan secara pasti kapan akan dilaksanakan. Tapi kita sudah berkoordinasi dengan Ketua DPRD Jateng Pak Rukma Setyabudi,” ungkapnya.

Menurutnya, tes yang dilakukan BNNP Jateng dilakuan secara professional dan tanpa rekayasa. Pasalnya, hasil tes urin dari anggota DPRD Jateng akurasinya mencapai 99%. Karena hasil tes apakah itu negatif/positif langsung bisa diketahui 30 detik kemudian. “Jadi tidak ada rekayasa sama sekali, karena bisa diketahui hasilnya setengah menit kemudian,” terangnya.
Kalau ada yang positif, lanjutnya, maka BNNP langsung menerpakan prosedur yang berlaku. Kepada yang bersangkutan akan dilakukan pendalaman. “Misalnya zat terlarang itu sampai ketubuhnya kapan?. Karena bisa jadi yang dikonsumsi bukan narkoba,” katanya.

Namun kalau positif, lanjutnya, maka yang bersangkutan akan dilakukan rehabilitasi.

Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi usai tes urin menyatakan bahwa sebagai wakil rakyat, anggota DPRD Jateng memang harus bias menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.
“Dengan kesadaran bersama, kita harus dorong pemberantasan narkoba di masyarakat. Bukti nyatanya, ya sekarang ini kita menjalani tes urin. Alhamdulillah saya dan anggota yang sudah menjalani tes semuanya negative,” akunya dengan bangga.

Ditempat yang sama, Sekwan DPRD Jateng Drs Indra Surya menyampaikan bahwa DPRD Jateng memang ingin menjadi pelopor integritas dalam segala hal. Baik pola piker, tindakan, termasuk kesehatan bebas narkoba.

“Untuk melaksanakan tes urin ini, semua kegiatan kedewanan dihentikan. Setelah dilakukan tes baru boleh melaksanakan kegiatan lagi. Karena tes ini juga dijalani semua staf setwan,”tambahnya. (Adv/JN01/JN19)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here