SEMARANG, Jowonews.com – Tiga dari empat “ogoh-ogoh” yang didatangkan langsung dari Bali untuk penyelenggaraan Karnaval Seni Budaya dan Ogoh-Ogoh 2016 telah tiba di Kota Semarang, Jumat.

Ketiga “ogoh-ogoh” itu langsung ditempatkan di kawasan Pasar Klithikan, Kota Lama, Semarang, sembari menunggu kedatangan satu “ogoh-ogoh” yang masih dalam perjalanan menuju ke Semarang.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Nengah Wirta Darmayana mengatakan bahwa pihaknya memang mendatangkan empat “ogoh-ogoh” langsung dari Bali yang diangkut dengan menggunakan truk trailer.

“Total nanti ada empat ‘ogoh-ogoh’, yakni Celuluk, Buto, Rangda (perwujudan raksasa), dan Krishna (perwujudan dari dewa). Tadi, tiga ‘ogoh-ogoh’ sudah tiba sekitar pukul 14.00 WIB,” katanya.

Ia menjelaskan “ogoh-ogoh” itu terbuat dari “styrofoam”, bambu, dan kayu sebagai bahan dasarnya dan untuk pembuatan setiap “ogoh-ogoh” diperkirakan memakan waktu sampai sekitar 1 minggu.

Empat “ogoh-ogoh” dengan tinggi sekitar 2,5 meter itu, kata dia, nantinya akan diangkat sekitar 15 orang dan diarak dari kawasan Kota Lama menuju Balai Kota Semarang diiringi berbagai kesenian tradisional.

Menurut dia, “ogoh-ogoh” yang berwujud buto atau raksasa merupakan permaknaan dari sifat-sifat jelek manusia, seperti iri, dengki, culas, hingga korup yang sudah saatnya jiwanya untuk diturunkan.

“Sifat-sifat manusia yang jelek itu harus dimusnahkan. Tujuan prosesi karnaval ‘ogoh-ogoh’ ini juga untuk memelihara kerukunan umat beragama di Indonesia, terutama di Kota Semarang,” katanya.

Selain itu, Nengah mengatakan bahwa karnaval seni budaya yang digelar pada hari Minggu (27/3) dimaksudkan pula memantik para pelaku seni untuk lebih berkreasi dan berinovasi dalam pergelaran itu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Masdiana Safitri menyebutkan setidaknya ada 1.000 orang yang akan berpartisipasi memeriahkan jalannya Karnaval Seni Budaya dan Ogoh-Ogoh 2016.

Ia berharap pergelaran karnaval budaya semacam itu bisa makin menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Kota Semarang dan direncanakan menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Semarang. (Jn16/ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here