SEMARANG, Jowonews.com – Sekitar 400 pedagang Pasar Johar melakukan boyongan ke Lapak Sementara Pasar Johar yang berada di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, Minggu.

Boyongan pedagang itu dikemas secara sederhana dengan iringan musik yang dilakukan sebagai dukungan agar seluruh pedagang Pasar Johar segera menempati tempat relokasi yang sudah disediakan.

Ketua panitia boyongan pedagang Pasar Johar, Robert Wibowo mengakui boyongan yang dikemas secara sederhana itu merupakan inisiatif dari pedagang yang menempati Blok Pasar Johar Bawah.

Meski sederhana, kata dia, antusias dari para pedagang ternyata sangat besar, dibuktikan dengan cukup banyaknya pedagang yang meramaikan kegiatan boyongan ke Lapak Sementara Pasar Johar.

Seluruh pedagang Pasar Johar diharuskan menempati Lapak Sementara Pasar Johar pada 31 Maret 2016 sebagaimana surat edaran (SE) dari Dinas Pasar yang sudah disosialisasikan kepada pedagang.

Maka dari itu, Robert mengatakan ratusan pedagang dari Blok Pasar Johar Bawah berinisiatif melakukan boyongan terlebih dulu sebagai bentuk dukungan atas rencana relokasi tersebut.

“Kami berharap seluruh pedagang Pasar Johar segera pindah ke sini (lapak sementara). Jadi, biar di sini segera ramai. Dinas Pasar juga harus mendorong pedagang agar segera pindah,” katanya.

Kebanyakan pedagang yang menempati Blok Pasar Johar Bawah yang melakukan boyongan awal itu, lanjut dia, merupakan kelompok pedagang grosir sayuran, bumbu-bumbuan, dan rempah-rempah.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengaturan dan Ketertiban Dinas Pasar Kota Semarang Bachtiar Effendi mengapresiasi inisatif para pedagang yang sudah melakukan boyongan awal ke lapak sementara.

“Partisipasi dari pedagang sangat dibutuhkan agar Lapak Sementara Pasar Johar segera ditempati. Pada 31 Maret mendatang, kami lakukan apel bersama terkait relokasi pedagang ke lapak sementara,” katanya.

Beberapa kelompok pedagang, kata Bachtiar, sudah berinisiatif melakukan boyongan ke Lapak Sementara Pasar Johar, seperti pedagang Johar Selatan, pedagang di Pedamaran, dan Johar Tengah. (Jn16/ant)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here