Penelusuran Pembobolan Aset Bank Jateng Libatkan Kejagung

  • Whatsapp
SEMARANG, Jowonews.com – Kejaksaan Agung dilibatkan dalam upaya penelusuran aset milik Yanuelva Etliana, terpidana pembobol Bank Jateng senilai Rp39 miliar yang sempat kabur selama empat tahun terakhir.

“Penelusuran dilakukan oleh Kejaksaan Agung, kejaksaan negeri hanya membantu,” kata Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Semarang Sutrisno Margi Utomo di Semarang, Senin.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, ketika ditangkap setelah empat tahun buron, Yanuelva mengaku sudah tidak memiliki harta benda lagi.

Ia menegaskan kejaksaan masih menelusuri keberadaan harta benda terpidana 15 tahun penjara tersebut karena nilai uang pengganti kerugian negaranya cukup besar.

Ia menuturkan bila nantinya memang ditemukan aset milik terpidana, maka akan langsung dieksekusi.

Sebelumnya, petugas gabungan Kejaksaan Agung meringkus terpidana pembobol Bank Jateng senilai Rp39 miliar, Yanuelva Etliana, di Deli Serdang, Sumatera Utara, setelah menjadi buron selama empat tahun.

Buron yang diadili secara “in absentia” tersebut, diputus bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang pada November 2012.

Yanuelva dijatuhi hukuman 15 tahun penjara serta denda Rp 500 juta yang jika tidak dibayar akan diganti dengan kurungan selama enam bulan.

Terpidana juga diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sekitar Rp 39 miliar yang jika tidak dibayarkan maka diganti dengan hukuman kurungan selama 6,5 tahun.

Yanuaelva membobol Bank Jateng dengan Surat Perintah Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) fiktif. (Jn16/ant)


Kategori Umum

Index by Date

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *