ILUSTRASI

MESIR, Jowonews.com – Publik sepakbola di tanah air mungkin sudah menganggap bahwa saat ini menjadi masa yang kelam, lantaran PSSI disanksi FIFA dan tak diakui pemerintah. Namun ternyata ada yang lebih parah terjadi di Mesir. Karena terbukti melakukan kecurangan dalam proses pemilihan pengurus federasi pada 2012, Dewan pengurus federasi sepakbola Mesir (EFA) dibubarkan oleh pengadilan.

Hal ini berdasarkan pada putusan Pengadilan Tinggi Administratif pada Minggu (27/3) kemarin. Yang mengerikan lagi, vonis tersebut final dan tidak bisa dibanding.

Kasus ini sendiri diawali oleh tuntutan hukum yang dilayangkan Hermas Radwan selaku presiden tim divisi II, Bani Ebeid, pada 2013. Ia meragukan integritas proses voting federasi untuk memilih pengurus empat tahun silam.

Menyusul keluarnya vonis pengadilan, EFA akan dipimpin oleh Direktur Eksekutif Dewan Tharwat Sweilam, menggantikan Presiden Gamal Allam, sampai September mendatang, saat pemilihan reguler empat tahunan kembali digelar.

Allam sendiri berkomentar kepada stasiun TV setempat: “Saat ini kami hanya memikirkan tentang laga melawan Nigeria dan kami tidak menginginkan apa pun untuk mengganggu tim,” ujarnya seperti dikutip dari FourFourTwo Indonesia.

Pihaknya mengaku belum mempertimbangkan untuk menyampaikan persoalan ini ke FIFA demi menghindari jatuhnya sanksi buat sepakbola Mesir.

Skuat The Pharaohs besutan Hector Cuper akan bertanding menjamu Nigeria di Alexandria dalam lanjutan kualifikasi Piala Afrika 2017, Selasa (29/3) esok. (JN19)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here