SEMARANG, Jowonews.com – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa anggaran pendidikan di Jateng selama ini tidak mencapai 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagaimana diamanatkan undang-undang. Sehingga politik anggaran kedepan harus diubah.

“Kedepan politik anggaran kita harus diubah. Anggaran pendidikan kita (Pemprov Jateng,red) belum ada 20 persen dari total APBD. Saya minta dukungan anggota dewan,”ungkapnya.

Belum adanya 20 persen anggaran pendidikan di Jateng dari APBD itu diungkapkan Ganjar saat menyampaikan ‘Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Akhir Tahun 2015’ dalam Rapar Paripurna DPRD Jateng, Senin (28/3).

Menurutnya, selama ini pembangunan pendidikan di Jateng dilaksanakan melalui 9 program. Masing-masing program pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan non formal dan informal.

Program pendidikan khusus, peningkatan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan, fasilitasi sumber daya pendidikan tinggi, manajemen pelayanan pendidikan dan pendidikan berkelanjutan. (jn01/jn03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here