30 CCTV Awasi Cetak Naskah UN di PT Pura

  • Whatsapp

KUDUS, Jowonews.com – PT Pura Group Kudus, Jawa Tengah, memastikan naskah soal Ujian Nasional (UN) SMA dan sederajat yang dicetak, terjaga kerahasiaannya dan kecil kemungkinan terjadi kebocoran karena diawasi secara ketat.

“Pengamanan yang diberlakukan secara berlapis, mulai dari luar pabrik, area pabrik, hingga area proses cetak naskah soal UN selama 24 jam,” kata General Affair Unit Total Security System PT Pura Mulyani di Kudus, Kamis.

Bacaan Lainnya

Khusus pegawai yang bekerja di ruang cetak naskah soal UN, kata dia, tidak diperkenankan membawa alat tulis, alat komunikasi, dan celana berkantong guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Selama proses cetak naskah soal UN, kata dia, tidak boleh ada petugas lain yang masuk ke area cetak karena semua petugas dilengkapi dengan identitas khusus.

Untuk menjamin keamanan selama proses cetak soal UN, kawasan khusus cetak tersebut dijaga satpam dan personel polisi.

Selain itu, PT Pura juga memasang kamera CCTV (closed circuit television) untuk memantau selama proses cetak soal UN tersebut.

“Kamera CCTV tersebut juga bisa dipantau secara langsung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan karena terhubung secara ‘online’,” ujarnya.

Dengan demikian, kata dia, aktivitas di ruang produksi maupun luar produksi bisa diketahui, apakah ada pihak lain selain petugas yang masuk atau tidak.

Selama ini, kata dia, standar pengamanan yang diberlakukan di perusahaan cukup ketat, namun adanya pencetakan naskah soal UN, semakin diperketat karena pemantauan tidak hanya secara manual, namun perangkat teknologi modern juga dilibatkan.

“Tercatat ada 30 unit CCTV yang secara khusus memantau aktivitas cetak naskah soal UN yang bisa dipantau oleh pemerintah selama 24 jam,” ujarnya.

Jumlah pegawai yang dilibatkan dalam proses cetak naskah soal UN, kata dia, 750 orang yang terbagi untuk bagian produksi, penyelesaian akhir, serta bagian pendukung.

“Kami juga mengikuti standar pengamanan dari Kemendikbud guna memastikan tidak adanya kebocoran naskah soal UN,” ujarnya.

Semua pegawai yang terlibat dalam proses cetak naskah soal, kata dia, diminta menandatangani pakta integritas bermaterai yang isinya bersumpah tidak boleh menyebarkan informasi maupun membocorkan isi naskah soal.

Proses pencetakan soal UN, katanya, dilakukan selama 24 jam dibagi menjadi tiga waktu jaga dari masing-masing petugas.

PT Pura pada 2016 mendapat tugas mencetak naskah soal UN untuk delapan provinsi, yakni DIY, Aceh, Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Bangka Belitung, Maluku Utara, dan Jateng. (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *