Kebutuhan Pokok Picu Inflasi

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Inflasi Jawa Tengah bulan Maret 2016 meningkat akibat kenaikan harga sejumlah bahan pokok atau sembako di antaranya bawang merah, cabai merah, cabai rawit, bawang putih, dan minyak goreng.

“Untuk inflasi bulan Maret di Jateng sebesar 0,39 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 122,60,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah Margo Yuwono di Semarang, Jumat.

Menurut dia, inflasi bulan tersebut lebih tinggi dibandingkan bulan Februari yang justru mengalami deflasi sebesar 0,24 persen dengan IHK sebesar 122,12.

Berdasarkan data BPS, inflasi tertinggi terjadi di Kota Purwokerto sebesar 0,55 persen dengan IHK 121,31, diikuti Kota Kudus sebesar 0,51 dengan IHK 129,16. Sedangkan Kota Semarang mengalami inflasi sebesar 0,39 persen dengan IHK 122,35.

“Untuk inflasi terendah terjadi di Kota Cilacap yaitu sebesar 0,11 persen dengan IHK 125,32,” katanya.

Dilihat dari kenaikan indeks tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 1,50 persen, diikuti oleh kelompok sandang sebesar 0,33 persen.

Sementara itu, ada pula komoditas yang memberikan sumbangan terhadap terjadinya deflasi di antaranya daging ayam ras, telur ayam ras, beras, BBM, dan tarif listrik.

Dilihat dari periode tahunan, laju inflasi tahun kalender Maret 2016 sebesar 0,63 persen atau lebih tinggi dibandingkan inflasi tahun kalender Maret 2015 yang mengalami inflasi sebesar sebesar 0,80 persen.

Sedangkan laju inflasi tahunan atau “year on year” (yoy) Maret 2016 sebesar 4,21 persen atau lebih rendah dibandingkan laju inflasi yoy Maret 2015 yang mengalami inflasi sebesar 5,68 persen. (Jn16/ant)


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *