Banjarnegara Genjot Budidaya Ikan Gurami

  • Whatsapp
ILUSTRASI

BANJARNEGARA, Jowonews.com – Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan (Dintankannak) Banjarnegara kejar target produksi budidaya ikan sebesar 21.990 ton. Berbagai upaya pun ditempuh guna mewujudkan target tersebut.

“Pada tahun 2016 ini, kami difasilitasi untuk membuat percontohan kolam dalam untuk budidaya ikan gurami di kawasan minapolitan,” kata Kepala Dintankannak Banjarnegara Singgih Haryono di Banjarnegara.
Selain itu, pihaknya juga akan mengembangkan budi daya ikan melalui mina padi di 16 lokasi yang seluruhnya berada di kawasan minapolitan.

Menurutnya, kawasan minapolitan tersebut tersebar di lima kecamatan yang dikenal dengan sebutan Rajapurbawa, yakni Mandiraja, Purwanegara, Rakit, Bawang, dan Wanadadi.
“Percontohan kolam dalam maupun pengembangan mina padi itu dalam rangka peningkatan produksi perikanan budi daya di Banjarnegara. Produksi perikanan budi daya pada tahun 2016 ditarget sebesar 21.990 ton atau meningkat dari target tahun 2015 yang sebesar 16.190 ton,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Dintankannak Banjarnegara Yao Andi Sugihardjo mengatakan bahwa pencapaian produksi perikanan budi daya di Banjarnegara hingga triwulan keempat tahun 2015 mencapai 17.874,44 ton atau 110,40 persen dari target sebesar 16.190 ton dengan capaian nilai produksi sebesar Rp378 miliar.

Secara keseluruhan, kata dia, produksi perikanan budi daya pada tahun 2015 masih didominasi oleh komoditas lele yang mencapai 5.622,59 ton atau 31,46 persen dari total produksi, gurami sebesar 3.366,50 ton atau 18,83 persen dari total produksi, dan nila sebesar 3.002,28 ton atau 16,80 dari total produksi. “Capaian produksi tahun 2015 meningkat 20,39 persen dari tahun 2014. Capaian tersebut didukung oleh ketersediaan benih,” tandasnya. (JN19/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *