Setelah PKS, Yulianto Daftar ke Demokrat

  • Whatsapp
Walikota Salatiga, Yulianto

SALATIGA, Jowonews.com – Walikota Salatiga, Yuliyanto mengambil formulir pendaftaran bakal calon (balon) walikota di DPC Partai Demokrat (PD). Yuliyanto datang ke Kantor DPC PD Salatiga didampingi sejumlah tokoh agama di Salatiga. Beberapa tokoh agama yang tampak mendampingi Yuliyanto diantaranya, KH Nasir, KH Nor Rofiq, KH Makmun, KH M.Zazid, KH Abdul Majid dan tokoh lintas agama lainnya. Kedatangan Yuliyanto ini diterima pengurus DPC PD, Ragil Heri Harsono, Danang dan Rini.

Salah seorang pengurus DPC PD Salatiga Heri Harsono mengatakan, PD membuka pendaftaran bakal calon walikota dan wakil walikota untuk Pilkada 2017 mendatang mulai Rabu ( 6/4) hingga Jumat (15/4) mendatang. “Pak Wali ( Yuliyanto) pendaftar pertama yang sudah mengambil formulir,” ujar Ragil.

Dikatakannya, PD melaksanakan mekenisme dan proses pendafataran untuk pilkada 2017, dan nantinya, nama para pendafatar akan diserahkan kepada DPD PD dan DPP PD. “Kami di daerah melakukan tahapan, keputusan rekomendasi ada pada pusat,” imbuhnya.

Sementara Walikota Salatiga Yuliyanto mengatakan, ia mendatar ke PD dan akan mengikuti proses dan makanisme partai. “Selain ke Partai Demokrat, sebelumnya kami juga sudah mendaftar ke PKS dan sudah tahap seleksi di provisnsi dan pusat,” imbuhnya.

Yuliyanto sangat optimis, ketiga partai besar yaitu Partai Demokrat, PKS dan Partai Golkar akan berkoalisi untuk mengusung Yuliyanto-Haris. Apalagi dalam kunjungan Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) beberapa waktu lalu ke Salatiga, presiden ke-6 itu memberikan restu kepada pasangan incumbent Yaris untuk maju kembali.

Sementara, Kyai Nasir pimpinan Pesantren di Tingkir Salatiga yang turut mendapingi walikota mengatakan, pihaknya mendukung kepemimpinan Yuliyanto-Haris (Yaris) untuk lima tahun ke depan. Ia mengakui ada kekurangan dan itu sangat manusiawi dan wajar. Namun semua akan dibenahi di periode kedua nanti.

“Jadi berkesinambungan, yang belum selesai diselesaikan pada periode berikutnya. Untuk itu kami mendukung penuh Yaris,” tandasnya. Diakui Nasir, selama kepemimpinan Yaris, Kota Salatiga mendapat rangking 2 kota toleran se-Indonesia.

Sementara itu balon Walikota Yakar Hondro (34) yang akan maju dari Partai Gerindra mengaku sudah menyiapkan dana Rp 15 miliar. Dana sebesar tersebut akan digunakan untuk melakukan koordinasi dan sosialisasi ke masyarakat.

‘’Dalam proses pilkada memang butuh dana, dan kami sudah menyiapkan Rp 15 miliar, namun perlu digarisbawahi, dana tersebut bukan untuk menyogok atau memberi uang ke warga. Dana tersebut murni untuk konsolidasi dan sosialisasi. Misalnya kita undang warga di sebuah acara, masak tidak dikasih jamuan,’’ ujar pria ramah ini.

Yahon yang awalnya akan maju secara independen, kini justru yakin akan mendapat rekomendasi dari sejumlah partai. Yahon saat ini menjadi Kepala Departemen Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra tersebut mengaku sudah mendapat lampu hijau dari pengurus partai di tingkat pusat.

‘’Kami sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah pengurus partai di tingkat DPP seperti PDIP, PPP, PDI P dan Partai Golkar. Intinya sudah ada lampu hijau dari mereka, tinggal nanti bagaimana rekomendasi diberikan kepada siapa,’’ imbuhnya.(JN01/JN19)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *