Duh… Debu Proyek Jalan Ini Ganggu Warga

  • Whatsapp

SRAGEN,Jowonews.com – Proyek peningkatan jalan Tangen – Ngrampal sepanjang 5,4 kilometer diprotes warga, jumat (8/4). Pasalnya, proses pengerjaan peningatan jalan tersebut menimbulkan efek debu yang mengganggu kenyamanan warga.

Salah satu warga Ngrampal Sukiyo menyampaikan tidak ada penyemprotan yang dilakan pelaksana proyek tersebut. Padahal dampak dari kekerjaan peningkatan jalan itu menimbulkan banyak debu yang berterbangan kemana-mana.

”Harusnya pihak pelaksana proyek, siapkan air untuk nyemprot jalan agar debu tidak bertebaran,” ujarnya pada wartawan kemarin.

Proyek tersebut diketahui menelan biaya lebih dari  Rp 19 milyar dengan pelaksana PT.Karya Jati Tata Mandiri Sukoharjo, dikerjakan 240 hari kalender. Proyek tersebut untuk memperbaiki jalan dari Ngrampal sampai Tangensecara keseluruhan.

Pengerjaan jalan tersebut diuruk dengan adonan pasir koral dan semen. Saat hujan jalanan menjadi jadi becek dan licin. Sedangkan kalau cuaca panas debu yang bertebaran kemana mana.  Sebaiknya pihak proyek menyiram saat kering untuk mencegah debu, kalau tidak disiram jelas mengganggu lingkungan dan pengguna jalan raya,” paparnya.

Sementara, Slamet Raharjo warga desa Plumbon Kecamatan Sambungmacan Sragen, mengaku senang dengan pengerjaan jalan ngrampal- tangent. Dia yakin kondsi jalan akan jauh lebih baik beberapa hari kedepan.

”Kalau niatnya dibangun, yang jelas jadi lebih baik, namun saya tidak setuju adanya debu yang bertebaran, kan ganggu warung makan, dan ganggu rumah sekitar jalan yang diperbaiki,” ujarnya.

Dia menilai debu yang berterbangan menggang kesehatan jika sampai masuk ke mata dan hidung. Dia berharap pihak proyek siapkan air dan menyiram jalan jika kondisi cuaca panas. ”Anggaranya cukup, pihak proyek harus mengedepankan menjaga lingkungan dari polusi debu,” kata Slemet.

Sementara itu,  Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen Hutomo Ramelan mengatakan pada 2016 ini perbaikan diprioritaskan pada pembangunan dan perbaikan jalan. Pihaknya mengatakan anggaran untuk jalan pada tahun ini yakni sebesar Rp 150 Miliar.

”Untuk tahun ini kita prioritaskan jalan dahulu, masalah jembatan kita akan usulkan di 2017,” ujarnya. (jn01/jn16)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *