Edan ! Bayi Merah Dicekik dan Dibuang ke Sungai

  • Whatsapp

BATANG,Jowonews.com – Warga Desa Sendang Kecamatan Wonotunggal digegerkan dengan adanya sosok jasad bayi berjenis kelamin laki-laki di sebuah kolong jembatan Jalan Raya Sendang Wonotunggal, Batang, Jumat (8/4).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, saat diketemukan kondisi bayi yang terbalut selembar kain warna merah ungu tersebut sudah meninggal dunia secara mengenaskan karena mengambang di sungai bawah sebuah jembatan.

Suwarto (40) salah seorang warga Desa Sendang mengataka, jasad bayi itu diperkirakan masih berusia dua hari. Sebab, ditubuh jasad bayi masih menempel tali pusar ari-arinya.

“Bayi tersebut diperkirakan masih berusia dua hari, sebab ditubuhnya masih menempel tali pusar air-ari. Sungguh tega dan kejamnya si ibu yang melahirkan bayi tak berdosa ini. Hingga membuangnya ke sungai,” tuturnya.

Tak berselang lama, petugas kepolisian sektor Wonotunggal yang mendengar kabar tersebut langsung tiba di lokasi kejadian diketemukannya bayi yang sudah dalam kondisi tidak bernyawa itu.

Sementara itu, Kapolsek Wonotunggal AKP Donni Krestanto saat dikonfirmasi membenarkan tentang adanya laporan dari warga mengenai penemuan jasad bayi tersebut.

“Kami mendapati laporan warga tentang penemuan bayi tersebut, lantas bersama enam anggota Polsek Wonotunggal meluncur ke TKP,” kata Kapolsek, Jumat (8/4).

Petugas kemudian mengamankan tempat kejadian perkara dengan memasang police line (garis polisi,red). Sebab di tempat kejadian perkara, ratusan warga sudah banyak berkumpul penasaran ingin melihatnya.

“Untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut, jasad bayi lantas dibawa ke RSUD Kalisari Batang. Rencananya oleh tim medis akan di outopsi,” terangnya.

Dikatakan Kapolsek, petugas juga menemukan sebuah selendang tak jauh dari lokasi. Dugaan sementara, korban terlebih dahulu di cekik hingga meninggal, lalu dibuang di sungai oleh si pelaku.

Hingga berita ini diturunkan, guna pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut, kasus ini masih dalam penanganan Polsek Wonotunggal dan Satreskrim serta Unit PPA Polres Batang.(jn01/jn16)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *