Sindir Ahok, Risma Ajak Nelayan Ngecat Rumah

  • Whatsapp
Walikota Surabaya, Tri Rismaharini

SURABAYA, Jowonews.com – Walikota Surabaya Tri Rismaharini melemparkan sindiran terhadap Gubernur DKI Basuki Tjahjana Purnama atau Ahok. Hal itu disampaikan Risma saat menghadiri pincak kegiatan “Bulak Fest 2016″ di kawasan Sentra Ikan Bulak (SIB) Surabaya.

Dalam kegiatan ini Risma ikut serta mengecat rumah nelayan di kawasan Cumpat, Kecamatan Bulak agar terlihat indah dan tidak kumuh.”Kampung nelayan di Surabaya ini akan tetap menonjolkan kekhasan tanpa mengubah bentuknya. Jangan yang sudah ada dibongkar terus diganti baru seperti Jakarta. Saya inginnya yang ada lebih diperhatikan,” ujar Risma.

Kebetulan hari ini (11/4) Pemprov DKI Jakarta melalui tim gabungan Satpol PP, Polisi dan TNI melakukan pembongkaran paksa terhadpa kawasan pemukiman di kawasan Penjaringan Jakarta Utara. Pembongkaran ini mendapat perlawanan dari warga yang tinggal disana.

Walikota Surabaya dua periode dan juga kader PDI Perjuangan ini mengakui pengecatan rumah warga hampir sama dengan yang ada di Brazil, sekaligus dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata di sana.
“Kalau bisa dicat warna-warni agar terlihat semarak. Pasti bagus lho rek,” ucapnya wali kota perempuan pertama Surabaya tersebut.

Mengenakan kaos warna jingga dengan celana hitam dan helm pengaman, Risma didampingi sejumlah kepala satuan perangkat kerja daerah, seperti Kepala Satpol PP Irvan Widyanto, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Eri Cahyadi, Kepala Dinas Pertanian Joestamadji, Sekkota Hendro Gunawan, serta beberapa camat.

Pada kesempatan tersebut, Risma menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pihak, terutama komunitas #bicarasurabaya yang membantu terselenggaranya “Bulak Fest 2016” yang digelar mulai 3-10 April di kawasan Sentra Ikan Bulak (SIB) Surabaya. “Dengan adanya kegiatan ini warga bisa terdorong untuk meramaikan kawasan pinggiran Surabaya, terutama Sentra Ikan Bulak,” kata wali kota yang juga kader PDI Perjuangan tersebut.

Nama Risma terus menjadi sorotan untuk bisa masuk ke gelanggang Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang. Ia menjadi salah satu kader yang digadang-gadang PDI Perjuangan untuk bertarung di PIlgub DKI 2016. (JN19/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *