Pemkot Solo Bangun 10 Halte Bus di Jalan Slamet Riyadi

  • Whatsapp

SOLO, Jowonews.com – Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Pemkot Surakarta akan membangun 10 halte di sisi selatan Jl Slamet Riyadi pada 2016 seiring pemberlakuan sistem lawan arus untuk bus Batik Solo Trans (BST).

Rencana sistem lawan arus di Jl. Slamet Riyadi akan diberlakukan pada Agustus 2016, kata Kepala Dishubkominfo Pemkot Surakarta Yosca Herman Soedrajat di Solo, Rabu.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan Dishubkominfo telah mengkaji pemberlakuan lawan arus di Jl Slamet Riyadi dengan menggandeng sejumlah pihak terkait, seperti kalangan akademisi.

Dikatakan, realisasi lawan arus menunggu kesiapan BST yang bakal melewati di jalur tersebut karena aktivitas warga di Jl Slamet Riyadi sangat tinggi.

Untuk BST yang lewat di sana hanya satu arah saja (dari barat ke timur), tapi nanti BST bisa bolak balik dengan harapan bisa menambah pelayanan bagi warga, katanya.

Herman berharap pemberlakukan lawan arus BST bisa mengurangi kepadatan lalu lintas akibat tingginya jumlah kendaraan pribadi.

Pengguna kendaraan pribadi akan beralih menggunakan angkutan umum terutama mereka yang bekerja di Jl Slamet Riyadi.

Disinggung apakah Pemkot telah berkoordinasi dengan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) ihwal rencana lawan arus BST di Jl. Slamet Riyadi, Herman mengaku sudah berkoordinasi. Ia mengatakan pemberlakukan lawan arus BST tidak akan menghambat perjalanan kereta api di Jl Slamet Riyadi.

Herman mengatakan jalur kereta api Jl Slamet Riyadi bukan merupakan jalur padat dilalui kereta api.

“Hanya ada dua kereta yang melintas di sana, yakni Railbus dan Jaladara. Jadi tidak ada masalah,” katanya.

Ia menambahkan kebijakan manajemen lalu lintas di Solo berada ditangan Pemkot.

Dikatakan, sejauh ini kepadatan lalu lintas hampir terjadi di seluruh ruas jalan di Kota Sol karena terus bertambahnya jumlah kendaraan yang melintas dari tahun ke tahun sehingga diperlukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan tersebut.

“Ya kami juga akan memberlakukan sistem satu arah di Jl Slamet Riyadi dari Purwosari sampai Gendengan. Selama ini masih dua arah,” katanya. (jn03/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *