TPA Regional Sangat Memungkinkan

  • Whatsapp
KUNJUNGAN KERJA - Beberapa anggota KOMISI D DPRD Jateng saat kunjungan kerja di Kota Magelang. (JN17)

MAGELANG, Jowonews.com – Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional dengan kerjasama terpadu dan terintegrasi antar kab/kota dinilai sangat bisa direalisasikan. Seperti halnya yang ada di Kota Magelang, seiring dengan TP Banyu Urip yang kondisinya sudah overload.

TPA Banyu Urip yang berada di lahan seluas 5,4 Hektar saat ini kondisinya sudah tidak memungkinkan dan mendesak mendapat perluasan lahan atau pemindahan lokasi.”Rencana pembuatan TPA Regional yang memungkinkan kerjasama yang terpadu dan terintegrasi dalam pengelolaan TPA antara kota/kabupaten,” ujar Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng, Hadi Santoso disela kunjungan kerja ke Kota Magelang.

Menurutnya, sistem sanitary landfill yang salah satunya diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 tahun 2008 membutuhkan biaya yang cukup besar. Sistem itu juga membutuhkan lahan yang cukup luas dan memenuhi persyaratan teknis tertentu. “Makanya melalui TPA regional ini diharapkan bisa menyelesaikan masalah,” katanya.

Dengan demikian proses TPA regional tidak bisa dalam waktu dekat. “Secepat-cepatnya 2018 akhir, ini masih proses perjanjian kerja sama lahan dulu,” kata politisi PKS ini. Pihaknya juga berharap upaya menekan sampah yang masuk harus dioptimalkan. (JN17/JN19)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *