Longsor Ungaran, Akses Warga Terputus

  • Whatsapp


UNGARAN, Jowonews.com
– Longsor yang terjadi di desa wisata Sepakung Banyubiru Kabupaten Semarang membuat akses utama warga setempat terputus.

Akses jalan utama Dusun Gowono, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru pun tak bisa dilewati.

Diketahui, Rabu (13/4) kwmarin tanah longsor dari bukit setinggi sekitar 100 meter terlihat menutupi jalan utama desa, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil.

Selain material tanah dan lumpur, ada dua buah batu besar seukuran rumah yang menutupi jalan utama desa tersebut sehingga menyulitkan warga setempat dalam beraktivitas.

Warga yang akan menuju pusat perekonomian dan sejumlah fasilitas publik, seperti sekolah dan puskesmas terpaksa harus memutar melalui desa lain dengan menempuh jarak yang lebih jauh.

“Jalur ini merupakan akses utama yang setiap hari dilalui warga sini. Karena (jalan, red.) tertutup longsoran tanah, kami harus memutar lewat Desa Kebumen,” kata Roihan, warga setempat.

Ia menceritakan tanah longsor itu terjadi di kawasan yang berada di lereng perbukitan itu pada Selasa (12/4) sore, namun untungnya tidak ada warga yang lewat di lokasi saat terjadi tanah longsor.

“Untungnya, tidak ada warga yang melintas saat terjadi tanah longsor sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Padahal, biasanya banyak warga melintas karena jalan utama,” katanya.

Sementara itu, Komandan SAR Bumi Serasi Sugiharto mengatakan proses pembersihan material longsoran tanah dari jalan belum bisa dilakukan karena harus menggunakan alat berat.

Ia mengakui pembersihan material tanah di jalan utama akses warga Dusun Gowono itu sulit jika dilakukan secara manual, apalagi dikhawatirkan terjadinya longsor susulan.

“Kami dari SAR mengkhawatirkan terjadi longsor susulan karena kondisi cuaca hingga saat ini masih terus terjadi hujan,” katanya.

Kepala Desa Sepakung Ahmad Nuri mengatakan pembersihan material longsoran tanah yang menutupi akses sekitar 200 warga di desa itu rencananya dilakukan pada Minggu (17/4) mendatang. (JN19/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *