Anggaran SKPD Dipotong 25 Persen, APBD Jateng ‘Bangkrut’

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – APBD Jateng TA 2016 ‘bangrut’. Pasalnya, pendapatan daerah dari pajak tahun 2016 diperkirakan tidak bisa tercapai sesuai target yang sudah ditetapkan. Sehingga untuk mengatasinya semua Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) harus memotong/merasonalisasi belanja langsungnya sebesar 25%.

Perintah kepada semua SKPD merasionalisasi belanja langsung 25% itu disampaikan melalui Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Drs Ir Sri Puryono KS, MP  No.900/007315.

Bacaan Lainnya

SE tentang Rasionalisasi Belanja Langsung TA 2016 itu tertanggal 19 April, dengan tembusan disampaikan kepada Gubernur Ganjar Pranowo, Wagub Heru Sudjatmoko, Sekdaprov dan Inspektorat

Dalam SE tersebut disampaikan bahwa  proyeksi  pendapatan TA 2016 diperkirakan tidak akan tercapai. Hal itu berdasarkan realisasi sampai dengan bulan Maret 2016, yang berdampak terhadap ketersediaan pendanaan APBD, perlu dilakukan penyesuaan terhadap APBD TA 2016. Penyesuaian itu tanpa mengurangi target kinerja yang telah  ditetapkan.

Utk itu SKPD diminta melaksanakan penyesuaan terhadap belanja langsung dengan mengurangi sebesar 25% dari total belanja masing-masing SKPD, tidak termasuk kegiatan yang alokasi anggarannya bersumber dari DBHCT, DAK, BLUD, kegiatan in-out. dan kegiatan hibah WISMP 2.

Hasil pengurangan tersebut diminta disampaikan kepada Sekretaris Daerah sebagai Ketua TAPD. Dengan tembusan Bappeda, Biro Administrasi Bangda dan Biro Keuangan paling lambat tanggal 21 April 2016 pukul 15.30 WIB.

Sekda Jateng Drs Ir Sri Puryono KS, MP ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kebijakan tersebut. “Benar, memang semua SKPD kita minta melakukan rasioanlisasi anggaran belanja langsung,”ungkapnya, Senin (25/4).

Menurut Sekda, hal itu karena pendapatan dari sektor pajak turun sampai Rp 2,1 triliun. “Hasil rasionalisasi itu kurang lebih Rp 1,6 triliun,”tukasnya. (jn01/jn03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *