Musthofa Nyalon Gubernur, Noor Yasin dan Masan Mantap Bupati

  • Whatsapp

KUDUS, Jowonews.com – Keseriusan Bupati Kudus Musthofa mencalonkan diri sebagai Gubernur Jateng semakin mantap, menyusul sosialisasi kepada masyarakat Kudus semakin gencar. Demikian halnya, Sekda Kudus Noor Yasin dan Ketua DPRD Kudus Masan juga demikian mulai mensosialisaikan diri kepada masyarakat terkait pencalonan diri mereka maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kudus 2018.

Sosialisasi pencalonan mereka bertiga, terlihat saat Sekretaris Daerah H Noor Yasin SE MM menyampaikan sambutan pada shalat tarawih di mushala An-Nur Jumat (10/6) mengatakan, Bupati Musthofa akan mencalonkan diri menjadi Gubernur Jateng.

Bacaan Lainnya

“Apabila bapak/ibu memberikan doa dan dukungan serta atas ridho Allah , Insya Allah saya siap bersama sama dengan teman teman atau Pak Mas’an atau siapapun yang nantinya akan meneruskan program Pak Bupati,” kata Noor Yasin di akhir sambutannya dalam Program Tarawih Keliling Pemda Kudus yang diikuti segenap jajaran Pemda, Polres, Dandim, tokoh masyarakat serta warga Kelurahan Purwosari Kecamatan Kota Kudus, kemarin.

Sementara itu dalam sambutan yang dibawakan oleh Ketua DPRD Kudus Masan SE disambut antusiasme warga Purwosari. Mas’an SE sering mengundang tawa dan tepuk tangan dari jamaah karena cerita keberhasilannya menjadi DPRD dan kesiapannya meneruskan perjuangan Bupati Kudus. “Jadi bupati atau wakil bupati Alhamdulillah, gak jadi ya gak apa-apa,” celetuknya diikuti tepuk tangan jamaah.

Dalam sambutannya, Mas’an mengatakan Pak Bupati Kudus meskipun tidak hadir di tengah tengah warga, namun semangat Bupati tetap bersama. Ia menjelaskan saat ini Bupati masih terus berkeliling di Jawa Tengah mengerjakan program yang telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo. 

“Sudah lebih separuh dari Jawa tengah telah menyetujui MoU dengan Kudus terkait dengan Kredit Usaha Produktif (KUP). Oleh karena itu mari kita bersama-sama mendoakan dan mendukung program yang telah dilahirkan oleh H Musthofa agar program tersebut benar benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung Bupati Musthofa yang akan mencalonkan gubernur Jawa Tengah. “Jadi mari bersama sama mendukung supaya ada putra asli kudus yang menjadi gubernur. Paling gak kalau pak mushofa jadi gubernur maka gak ada jalan yang jelek seperrti jalan menuju mushola ini,” katanya diikuti tepuk tangan lagi dari jamaah.

“Didatangi Ketua DPRD dan Pak Sekda tapi masih ada jalan jelek. Kalau di tempat saya, diundaan sana, Itu namannya ngisini-ngisini (memalukan red). Di 2016 ini jalan di sini sudah harus baik. Kulo diisanjangi pak yai, nang nek pingin dadi pemimpin dadio wong loma, wanio janji. Ciri-cirine wong loma kui wani janji, ning ojo ngapusi. Nah malam ini, tidak lama masih di 2016 ini perubahan jalan ini harus menjadi lebih baik. gak usah bingung, negara uangnya banyak kog bingung,” terusnya.

Menurut Mas’an SE, yang penting menjadi pemimpin itu ada manfaatnya bagi masyarakat. Pemimpin juga berani nekat-nekatan, pemimpin gak cukup hanya baik.”Saya pertama mencalaonkan diri jadi DPRD saya hanya nekat-nekatan, Alhamdulillah jadi,” katanya. Ia kemudian mencontohkan keberhasilannya yang kedua kali ketika berhasil jadi DPRD.

“Jadi yang penting menjadi pejabat itu harus ada manfaatnya untuk masyarakat. setiap hari kulo dungo geh ngoten,” katanya. (jn04/jn03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *