Diduga BOM, Koper Mencurigakan Gegerkan Minimarket Jekulo

  • Whatsapp

KUDUS, Jowoenws.com – keberadaan koper di dekat Minimarket di jalan Kudus Pati, turut desa Bareng, Jekulo bikin geger karyawan. Pasalnya, koper tak bertuan terlihat mencurigakan dengan tidak ada orang di sampingnya.

Hal itu disampikan Kapolsek Jekulo AKP Mardi Susilo. Dia mengatakan, laporan kepada petugas diterimanya siang tadi, sekitar pukul 11.30. Saat itu, karyawan melaporkan kepada Bhabinkamtibmas dengan menduga koper isi bom. Laporan kemudian ditindak lanjuti dengan mendatangi langsung ke lokasi.

Bacaan Lainnya

“Tidak lama setelah itu, Kapolres juga mengecek langsung. Disana dengan hati hati koper dibuka dan isinya bukanlah Bom,” katanya.

Dia menerangkan, sesampainya petugas disana, langsung mengamankan lokasi sekitar.. Hal itu guna mengamankan jikalau isinya adalah benar Bom.

Dia menyebutkan, isi dari koper tersebut adalah buku panduan haji, Al Quran, kaos, baju doreng infantri, sajadah dan saos sambal. Melihat isi bukanlah Bom, membuat petugas dan karyawan lega lantaran bukan seperti yang diperkirakan karyawan.

Menurutnya, karyawan ketakutan adalah hal yang lumrah. Melihat barang yang mencurigakan tersebut berada di dekat dengan genset. Sehingga prediksi isinya Bom sangat kuat.

“Sebenarnya dugaan kuat dari kami juga bukanlah bom. Namun menindaklanjuti laporan, kami harus mengeceknya,,” ungkapnya.  

Pihak kepolisian mengapresiasi respon cepat dari warga atau karyawan yang melaporkan hal mencurigakan itu kepada petugas. hal  itu sangat membantu petugas, dalam menjalankan tugasnya.

Kapolsek Jekulo AKP Mardi Susilo mengatakan, keaktifan masyarakat sangat penting. Masyarakat juga dihimbau tidak usah takut kepada petugas, karena dengan memberikan laporan masyarakat membantu.

“Tidak usah bingung, seperti kasus bom tadi misalnya. Meskipun tidak terbukti, namun dengan gerak cepat dapat membantu petugas. Selain itu, petugas juga mendatangi lokasi untuk memastikannya,” katanya.

Hal mencurigakan yang dimaksud, bukan hanya kasus dugaan bom atau paket yang mencurigakan. Melainkan untuk hal lainnya juga diharapkan partisipasi masyarakat. Seperti orang yang mencurigakan dan sebagainya.

Teror bom semacam ini sudah kali kedua terjadi di Kudus. Pertama adalah di jalan Hos Cokroaminoto pada 28 Januari lalu. Saat itu juga sama, paket yang diduga bom hanya gelas plastik.

“Kami juga meminta masyarakat supaya dapat lebih waspada. Khususnya dengan lingkungan sekitar. Dan jika ada yang mencurigakan dapat langsung melaporkan,” ungkapnya. (jn04/jn03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *