Organda Jateng: Kemacetan Rugikan Pengusaha Angkutan Umum

  • Whatsapp
ilustrasi

SEMARANG, Jowonews.com – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jawa Tengah menyatakan kemacetan lalu lintas pada arus mudik Lebaran beberapa waktu lalu merugikan pengusaha angkutan umum.

“Kerugian ini baik dari sisi teknis maupun nonteknis,” kata Wakil Ketua Organda Jateng Bidang Organisasi Dedi Sudiardi di Semarang, Sabtu.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, dari sisi teknis artinya ada kerugian finansial pengusaha sebab waktu tempuh yang bertambah lama berdampak pada tingginya tingkat konsumsi BBM.

Selain itu, biaya operasional untuk kru angkutan umum juga semakin besar karena waktu mereka di jalan semakin lama.

“Kalau dihitung-hitung biaya operasional bisa membengkak hingga 50 persen lebih besar dibandingkan dengan saat normal,” katanya.

Sedangkan dari sisi nonteknis, kemacetan tersebut berdampak pada menurunnya kondisi mesin kendaraan, terutama untuk kampas kopling dan kampas rem.

“Mesin yang terlalu sering dihidupkan dan dimatikan berulang-ulang akan berdampak pada performa mesin. Padahal kebanyakan kendaraan umum ini melayani perjalanan jarak jauh,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap agar masing-masing perusahaan selalu memastikan kondisi mesin kendaraan sebelum diberangkatkan.

“Sebelum arus mudik maupun balik beberapa waktu lalu kami sudah mengimbau dan mendampingi perusahaan angkutan umum untuk mengecek mesin kendaraan mereka. Saat ini pemeriksaan mesin harus dilkukan kembali,” katanya. (jn03/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *