Seminggu, Hendi Terus Pantau PNS Pasca Libur

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan pantauan pelayanan oleh pegawai negeri sipil (PNS) dilakukan seminggu pascalibur Lebaran.

“Hari ini (11/7) sampai satu minggu ke depan, sidak (inspeksi mendadak) akan terus dilakukan untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal,” kata Hendi, sapaan akrabnya, di Semarang, Senin.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut diungkapkannya usai apel PNS di lingkup Pemerintah Kota Semarang yang berlangsung di halaman Balai Kota Semarang dipimpin Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Kondisi Hendi yang sedang tidak fit membuatnya meminta wakilnya yang akrab disapa Ita untuk menggantikan memimpin apel, namun Hendi tetap terlihat berdiri di depan kantornya selama apel berlangsung.

Selain itu, ada sejumlah poin yang dimintanya melalui wakilnya untuk disampaikan kepada seluruh jajaran PNS yang hadir pada apel tersebut, salah satunya pelayanan umum kepada publik.

Berkaitan dengan kondisinya yang kurang fit, Hendi mengakui dikarenakan harus bekerja keras memantau arus mudik dan balik Lebaran, terutama pompa-pompa air untuk menyedot genangan rob.

Selama arus mudik dan balik Lebaran, Semarang memang disibukkan oleh genangan rob yang pasang-surut di kawasan Timur Semarang, termasuk wilayah Kaligawe yang menjadi jalur para pemudik.

“Saya rasa pembicaraannya bukan ‘sedulur-sedulur’ (para PNS) ini masuk kerja atau tidak. Akan tetapi, lebih dari itu. Pelayanan kepada masyarakat sudah berjalan normal atau belum,” katanya.

Kalau biasanya gubernur, wali kota, atau bupati sebagai pucuk pimpinan tertinggi pemerintah daerah menggunakan hari pertama masuk kerja pascalibur Lebaran untuk sidak PNS, tidak demikian dengan Hendi.

Hendi mengaku para PNS sudah hafal dengan pola sidak pada hari pertama masuk kerja pascalibur Lebaran sehingga yakin jika hampir seluruh PNS Pemkot Semarang masuk kerja pada hari pertama ini.

Maka dari itu, pantauan atau sidak terhadap jajaran PNS akan dilakukan terus selama seminggu ke depan untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal, bukan hanya pada hari pertama masuk kerja.

Ia juga menyinggung imbauan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi kepada PNS untuk tidak mengambil cuti tahunan seminggu pasca libur Lebaran.

“Hal yang lebih penting untuk disidak adalah pelayanan yang diberikan jajaran PNS kepada masyarakat pascalibur Lebaran sudah berjalan normal atau belum? Itu yang lebih penting,” katanya. jn16-ant

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *