Pendaki Surabaya Tewas di Sumbing

  • Whatsapp
Pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing 3.371 m, jelang matahari terbit yang masih diselimuti awan. Diamati dari puncak Gunung Prau 2.565 m Dieng Wonosobo. Terletak di dua wilayah administrasi Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Dalam mitos warga, dikisahkan kehidupan kakak beradik, dengan sifat yang berbanding terbalik. Kebaikan dimiliki Ndoro sedangkan Sumbing mempunyai tabiat yang kurang baik, sehingga suatu saat, ia mendapatkan pukulan dari ayahnya, hingga menjadi sumbing. Gunung Sundoro, disebut juga Sindara dengan ketinggian 3.150 m. keduanya merupakan gunung api aktif dan gunung Sindoro termasuk tipe letusan strombolian. Letusan terakhir tahun 2011 terjadi semburan solfatara pada dinding dasar kawah utama. ©2014 Deni Sugandi

WONOSOBO, Jowonews.com – Seorang pendaki asal Surabaya, Jawa Timur, bernama Heru Susanto (45) meninggal saat melakukan pendakian di Gunung Sumbing, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, diduga akibat serangan jantung.

Komandan SAR Kabupaten Wonosobo, Muhail Effendi di Wonosobo, Minggu, mengatakan korban mendaki Gunung Sumbing bersama 12 rekannya sejak Sabtu (13/8) pukul 08.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan SAR Wonosobo mendapatkan laporan pada Minggu sekitar pukul 05.00 WIB tentang pendaki meninggal di Gunung Sumbing.

“Informasi diterima oleh SAR Wonosobo dari teman korban bahwa rombongannya ada yang meninggal mendadak akibat serangan jantung,” katanya.

Evakuasi oleh SAR Wonosobo, kata dia, dimulai sejak pukul 05.30 WIB dan berakhir pukul 12.30 WIB.

Pihaknya menerjunkan 23 personel untuk mengevakuasi korban yang berada di Pos 5 pendakian Gunung Sumbing.

“Korban ditemukan meninggal saat tengah beristirahat di Pos 5 pendakian Gunung Sumbing,” kata petugas SAR Wonosobo Afri Setyono.

Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke RSUD Wonosobo sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban sudah ditangani oleh tim forensik dari Polres Wonosobo,� Polsek Kalikajar, TIM SAR Stick Pala, SAR Wonosobo, dan PSC MDMC Wonosobo.

Selanjutnya, kata Afri, korban dibawa ke Surabaya melalui jalur darat setelah proses administrasi selesai. Jn16-ant

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *