Kejati Tahan Pegawai BRI Pattimura Diduga Korupsi

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menahan pegawai BRI di Kota Semarang atas dugaan tindak pidana penyalahgunaan rekening di bank tersebut.

Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Yacob Hendrik di Semarang, Jumat, membenarkan penahanan terhadap mantan Asisten Manajer Operasional dan Layanan BRI Cabang Pandanaran dan Pattimura, Kota Semarang bernama Kaplink Samijan itu.

“Ditahan selama 20 hari ke depan di LP Kedungpane Semarang,” katanya.

Menurut dia, penahanan tersebut bertujuan untuk memudahkan proses penyidikan perkara tersebut.

Namun, Hendrik belum bersedia menjelaskan secara detil dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan tersangka.

Dugaan tindak pidana korupsi itu, kata dia, terjadi saat Kaplink menjabat sebagai Asisten Manajer di BRI Pandanaran pada periode 2011 hingga 2013 dan BRI Pattimura pada 2013 hingga 2016.

Adapun besaran kerugian negara yang terjadi, Hendrik juga belum bisa menyebutkannya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambahkan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Jn16-ant

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *