Bawaslu Jateng Gandeng Kepolisian Awasi Kampanye Pilkada di Socmed

SEMARANG, Jowonews.com – Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah menggandeng kepolisian mengawasi kampanye pilkada di tujuh kabupaten/kota yang dilakukan tim sukses di berbagai media sosial.

“Yang mempunyai sarana dan prasarana untuk mendeteksi akun ini milik siapa dan lokasinya dimana itu kepolisian, maka kami bekerja sama dengan polisi untuk mengawasi kampanye pilkada di media sosial,” kata Ketua Bawaslu Jateng Abhan Misbah di Semarang, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa sesuai dengan aturan yang berlaku, akun-akun di media sosial yang digunakan untuk berkampanye oleh tim sukses kandidat pilkada harus didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum.

“Mestinya akun yang digunakan untuk kampanye didaftarkan ke KPU, tapi sampai sekarang yang didaftarkan tidak cukup banyak, sedangkan yang tidak didaftarkan banyak, apalagi membuat akun media sosial itu sangat terbuka serta mudah,” ujarnya.

Menurut dia, dibutuhkan ketelitian dan kerja serius dari lembaga pengawas dalam mengawasi kampanye pilkada di media sosial agar tidak mengandung isu suku, agama, dan ras, serta berbagai bentuk kampanye hitam.

“Jika ada unsur kampanye hitam itu bagian dari pelanggaran pidana pilkada dan bisa dilakukan tindakan penyelidikan, tapi yang menjadi persoalan ketika tidak didaftarkan, sanksi dari KPU tidak ada,” katanya.

Ia menyebutkan hukuman pelanggaran kampanye melalui media sosial tidak sampai pada pengguguran pasangan calon kepala daerah sebagai kandidat pilkada, tapi pelakunya bisa dipidanakan.

“Ini menjadi tantangan bagi Bawaslu Jateng untuk bisa melakukan proses pengusutan lebih lanjut terhadap pelanggaran-pelanggaran kampanye melalui media sosial,” ujarnya.

Tujuh daerah di Jawa Tengah yang akan menggelar pilkada serentak pada 15 Februari 2017 itu adalah Kota Salatiga, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Batang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Pati, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Brebes. (jn03/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *