Pemerintah Diminta Angkat Honorer K2 100 Persen Menjadi PNS Tanpa Tes

  • Whatsapp

MAGELANG, Jowonews.com – Anggota Komisi II DPR RI, Arteria Dahlan menolak revisi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan meminta pemerintah mengangkat seluruh honorer K2 tanpa melalui tes.

“Kami minta pemerintah mengangkat honorer K2 100 persen menjadi PNS tanpa tes. Tenaga honorer K2 di lapangan sangat dibutuhkan. Di lingkungan pendidikan, guru honorer menjadi idola siswa,” katanya di Magelang, Kamis.

Ia mengatakan hal tersebut di hadapan sekitar 150 orang yang tergabung dalam Gerakan Honorer Kategori 2 Indonesia Bersatu (GHK2IB) saat mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Magelang.

Ratusan honorer K2 baik yang bertugas sebagai tenaga kependidikan maupun operator sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) maupun tersebar di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Magelang mendatangi DPRD.

Mereka mendapatkan dakungan dari perwakilan GHK2IB dari Jepara, Blitar, Malang, DKI Jakarta, Bogor, Lamongan dan Batu.

Kedatangan di gedung wakil rakyat tersebut ditemui Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang Yogyo Susaptoyono, Wakil Ketua DPRD Soeharno dan Anggota Komisi II DPR RI Arteria Dahlan.

Menurut Arteria salah satu alasan pengangkatan honorer K2 100 persen menjadi PNS tanpa tes, mengingat jika melalui tes ada orang-orang ‘titipan’ dari para pejabat daerah.

Selain itu, keberadaan tenaga honorer ini tidak memiliki akses serta jaringan. Sedangkan pada 2013 dilakukan tes, namun kenyataannya ditunda hingga tujuh kali.

“Kalau ada tes, ada calo, mereka tidak punya akses menjadi PNS dan tidak punya uang. Kami tidak ingin mereka dijadikan objek politik,” katanya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Magelang yang telah memperjuangan adanya penambahan anggaran bagi 625 honorer.

Semula para tenaga honorer hanya menerima insentif tiap bulan Rp150.000, namun setelah adanya penambahan insentif yang diterima per bulan Rp600.000. Pihaknya berharap semoga daerah lain bisa mengikuti yang dilakukan DPRD Kabupaten Magelang.

Ketua Forum Honorer K2 Kabupaten Magelang, Siti Halimah mengatakan honorer yang datang ini merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan. Semula dia hanya menerima insentif sebesar Rp150.000, namun sejak bulan ini menerima Rp600.000.

“Kami berharap bisa diangkat menjadi PNS,” kata hononer selama 13 tahun di SMPN 3 Salam ini. (jn03/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *