Penanganan Jalan Amblas Jalur Selatan Jateng Terus Dilakukan

  • Whatsapp
Jalan amblas tersebut berada di Desa Darupono Kecamatan Kaliwungu Selatan ini. Kondisinya, sangat fatal jika. Pengguna harus ekstra hati-hati
Jalan amblas tersebut berada di Desa Darupono Kecamatan Kaliwungu Selatan ini. Kondisinya, sangat fatal jika. Pengguna harus ekstra hati-hati

BANYUMAS, Jowonews.com – Penanganan jalan amblas di jalur selatan Jawa Tengah khususnya ruas Kedunggede-Lumbir, Kabupaten Banyumas, terus berlanjut, kata Pejabat Pembuat Komitmen Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah Wangon-Batas Jawa Barat Eddy Syahputra.

“Itu (jalan amblas) sudah lama, sebelum puasa. Awalnya terjadi retakan kemudian kami keruk, dikasih semen dan diaspal lagi tapi terjadi penurunan kembali sehingga dibongkar lagi,” katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu.

Menurut dia, penanganan jalan amblas di ruas jalan nasional itu sekarang dilakukan dengan pemasangan tiang pancang.

Hingga saat ini, kata dia, sudah terpasang sekitar 30-35 tiang pancang sedalam 12 meter di sekitar lokasi jalan amblas.

“Pemasangan tiang pancang dilakukan untuk menanggulangi kemungkinan jalan itu longsor,” katanya.

Menurut dia, panjang ruas jalan yang amblas sebenarnya hanya 70 meter, namun penanganannya diperpanjang menjadi 100 meter untuk mengantisipasi kemungkinan penurunannya bertambah.

Sementara lebar amblasan, kata dia, mencapai setengah badan jalan atau sekitar 3,5 meter.

Selama penanganan, kata dia, arus kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut diberlakukan sistem buka-tutup atau secara bergantian.

“Hal itu juga dilakukan untuk penempatan material,” katanya.

Ia mengakui kondisi tanah di sekitar lokasi jalan amblas sangat labil sehingga beberapa rumah warga turut retak-retak.

Menurut dia, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan warga setempat dan mereka telah memaklumi jika kondisi tanah labil. (jn03/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *