Antisipasi Banjir, Normalisasi Sungai Mendesak

ILUSTRASI

BANYUMAS, Jowonews.com – Guna mengantisipasi banjir, DPRD Kabupaten Banyumas meminta pemerintah daerah untuk melakukan normalisasi sejumlah sungai.
“Sungai agar dinormalisasi, dikeruk, guna mencegah bencana banjir,” kata anggota komisi D DPRD Banyumas Eko Purwanto di Purwokerto, Jumat (18/11).

Pernyataan tersebut disampaikan terkait banjir yang melanda Desa Prembun, Gebangsari, dan Buniayu, Kecamatan Tambak, serta Desa Kuntili, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas.
Seperti diberitakan sebelumnya, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas terjadi akibat hujan lebat sejak Kamis (17/11). Bahkan, seorang warga Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Silan (32), ditemukan meninggal dunia akibat terseret arus Sungai Manggis yang meluap ke jalan.

Peristiwa nahas itu terjadi saat korban menjemput anaknya, Susilowati (15) yang baru pulang praktik kerja lapangan (PKL) pada pukul 20.30 WIB. Susilowati dapat menyelamatkan diri karena berpegangan pada pohon di tepi jalan, sedangkan Silan terseret arus hingga akhirnya hilang. Jasad Silan ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian pada pukul 23.30 WIB.

Terkait hal tersebut, Eko Purwanto meminta pemerintah daerah untuk mulai mengantisipasi bencana banjir dan longsor khususnya di musim penghujan.

Secara khusus, dia juga meminta pemerintah kabupaten untuk melakukan normalisasi sungai di daerah Sumpiuh. Daerah tersebut, kata dia, merupakan salah satu wilayah yang kerap dilanda banjir. “Wilayah itu harus menjadi salah satu prioritas karena merupakan daerah langganan banjir,” imbuhnya. (Jn19/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.